Presiden Prabowo Subianto.(Biro Pers Sekretariat Presiden)
PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia sudah meratifikasi Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA) dan mendorong negara-negara personil Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) nan belum memprosesnya untuk segera melakukan ratifikasi.
Dalam pidato pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9), Prabowo menyampaikan komitmen untuk mengimplementasikan I-EAEU FTA nan ditandatangani pada 21 Desember 2025 antara Indonesia dan negara personil EAEU ialah Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Rusia dan Komisi Ekonomi Eurasia.
"Indonesia sudah menyelesaikan persetujuan parlemen mengenai FTA dan pada Juli saya telah menandatangani peraturan presiden tentang ratifikasi. Izinkan saya menyampaikan niat kami secara tegas: Indonesia menginginkan perjanjian ini bertindak dan dimanfaatkan sesegera mungkin setelah pertukaran notifikasi dilakukan," tutur Prabowo.
"Dengan penuh hormat, saya menyerukan kepada setiap negara personil EAEU untuk menyelesaikan prosedur internalnya agar kita bisa memanfaatkan perjanjian ini sesegera mungkin," kata Prabowo menambahkan.
Dia menekankan bahwa FTA itu merupakan arsitektur perdagangan nan bakal membuka lima pasar untuk produsen Indonesia dan memberikan pihak Eurasia akses kepada lebih dari 290 juta konsumen Indonesia.
Secara khusus, terdapat delegasi Indonesia nan datang di EEF ke-11 untuk menyepakati proyek percontohan, kerja sama dengan pembeli, mengamankan logistik dan menyelesaikan nan diperlukan untuk menggunakan perdagangan bebas tersebut.
Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan kerja sama investasi Indonesia dan Rusia melalui Danantara dan Dana Investasi Langsung Rusia atau Russian Direct Investment Fund (RDIF).
Prabowo mengatakan Danantara nan baru didirikan Indonesia dengan aset kelolaan sekitar 1 triliun dolar AS dapat menjadi jembatan bagi pasar modal kedua negara. "Danantara dapat bertindak sebagai jembatan di mana pasar modal Rusia dan Indonesia serta tujuan strategis dapat bertemu," demikian Prabowo Subianto. (Ant/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·