Prabowo Resmi Berhentikan Silmy Karim Sebagai Wamen Imipas

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto sudah menandatangani pemberhentian Silmy Karim sebagai wakil menteri imigrasi dan pemasyarakatan (wamen imipas). Keputusan ini diambil setelah penetapan tersangka Silmy atas kasus dugaan pemersaan izin tinggal penduduk negara asing (WNA).

"Kalau pertanyaannya apakah kemudian Bapak Presiden telah memutuskan untuk melakukan putusan pemberhentian kepada nan berkepentingan dalam kedudukan beliau sebagai wakil menteri Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, kami sampaikan bahwa sore hari ini Bapak Presiden telah menandatangani surat pemberhentian tersebut," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, saat ditanya wartawan, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Namun menurutnya, hingga saat ini, Presiden Prabowo belum memutuskan mengenai pengganti Silmy Karim. Hal ini mengingat tugas keseharian di Kemenimipas tetap dapat dijalankan oleh Menteri Imipas Agus Andrianto.

"Untuk sementara belum diputuskan mengenai siapa nan bakal menggantikan tugas tersebut lantaran tugas keseharian tetap bisa dijalankan tentunya oleh Bapak Menteri. Karena kan nan sedang menjalankan proses norma kapabilitas jabatannya sebagai wakil menteri," kata Prasetyo.

Untuk itu dia melakukan koordinasi dengan Menteri Imipas Agus Andrianto untuk memastikan pelayanan di Kementerian Imipas. Dia meminta agar tidak ada gangguan terhadap pelayanan masyarakat.

"Tadi pagi juga sudah kami sampaikan bahwa kami sudah berkoordinasi dengan Menteri Imipas untuk memastikan peristiwa ini tidak boleh mengganggu sama sekali pelayanan-pelayanan kepada masyarakat nan itu ada di bawah naungan Kementerian Imipas," katanya.

Dalam kesempatan ini, Prasetyo juga menyatakan keprihatinan atas kasus dugaan pemerasan nan menjerat beberapa pejabat mengenai termauk Silmy. Dia berambisi kejadian korupsi seperti ini tidak terjadi lagi.

"Sekaligus pada kesempatan ini izinkan kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh abdi negara penegak hukum. Baik kejaksaan, kemudian kepolisian, kemudian Komisi Pemberatasan Korupsi nan terus bekerja keras, luar biasa untuk sama-sama kita bersama-sama memerangi tindak-tindak pidana korupsi," tuturnya.

(emy/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News