Binti Mufarida
, Jurnalis-Minggu, 22 Maret 2026 |17:52 WIB

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Dok)
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan polisi nan baik dan tentara nan dahsyat adalah tuntutan rakyat, bukan sekadar selera pimpinan. Penegasan itu diungkapkan Prabowo dalam perbincangan berbareng sejumlah tokoh dan wartawan di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3/2026).
Mulanya, Prabowo menegaskan komitmennya untuk membenahi abdi negara penegak hukum, termasuk Polri dan TNI, sebagai upaya memperkuat fondasi negara dan meningkatkan kepercayaan publik.
Kepala negara mengatakan, reformasi tidak hanya terbatas pada satu institusi, melainkan mencakup seluruh perangkat negara nan mempunyai peran dalam penegakan hukum.
"Saya lihat sekarang kepolisian banyak menindak perwira-perwira nan enggak beres, ya. Kalau kita lihat ada beberapa kapolres, ya saya kira itu arah nan lebih baik. Dan juga TNI, ada perwira-perwira TNI nan enggak beres juga. Penyelundupan itu pasti terjadi lantaran lemahnya penegakan norma dan TNI Angkatan Laut, bagaimana? Iya kan?" katanya.
Menurutnya, abdi negara di beragam level kudu bertanggung jawab terhadap kondisi di wilayahnya. Ia mempertanyakan gimana aktivitas terlarangan bisa berjalan tanpa diketahui oleh pejabat setempat.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·