Binti Mufarida
, Jurnalis-Selasa, 04 Agustus 2026 |09:07 WIB

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul. (Foto: Okezone.com/Setpres)
JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Thailand berkomitmen memperkuat kerja sama ekonomi dengan menargetkan nilai perdagangan bilateral mencapai USD20 miliar pada 2030. Komitmen tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto usai menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul dalam rangka Second Leaders' Consultation di Istana Merdeka, Jakarta.
"Kerja sama ekonomi tetap menjadi pilar utama hubungan bilateral kita. Kami optimistis sasaran perdagangan sebesar USD20 miliar pada 2030 dapat dicapai melalui penerapan roadmap kemitraan strategis," kata Prabowo, Selasa (4/8/2026).
Dalam kunjungan PM Thailand ke Indonesia nan pertama dalam 15 tahun terakhir tersebut, Presiden Prabowo dan PM Anutin mengangkat Roadmap Kemitraan Strategis Indonesia–Thailand 2026–2030 sebagai pedoman untuk memperkuat hubungan bilateral di beragam bidang.
Roadmap tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan nan dicapai dalam pertemuan kedua pemimpin di sela-sela ASEAN Summit 2026 di Cebu, Filipina, pada Mei lalu, sekaligus menjadi perwujudan komitmen nan telah dibangun melalui sistem Leaders' Consultation sejak 2025.
Di bagian ekonomi, Indonesia dan Thailand juga sepakat memperluas investasi, meningkatkan akses pasar, serta mempererat kemitraan antarpelaku usaha.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·