Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat yang jadi Beking Korupsi: Video Saja, Lapor ke Saya!

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
 Video Saja, Lapor ke Saya! Presiden Prabowo Subianto di rapat paripurna DPR RI, Jakarta, Rabu, (20/5).(Dok. Youtube Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Prabowo Subianto meminta masyarakat untuk terlibat aktif dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan pemberantasan korupsi. Presiden Prabowo mengimbau penduduk untuk memanfaatkan ponsel untuk merekam dan melaporkan oknum abdi negara keamanan nan kedapatan menjadi pelindung alias beking dari beragam praktik ilegal.

Arahan tegas tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPR RI Ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

"Tapi... biasanya... mereka-mereka itu ada backing-nya... Backing-nya biasanya seragamnya itu jika nggak hijau, ya cokelat," ujar Prabowo nan memicu tawa riuh dan tepuk tangan dari para personil majelis serta undangan nan hadir.

Presiden Prabowo menegaskan keterbukaan info saat ini kudu dimanfaatkan oleh rakyat untuk berani bersuara. Ia meminta masyarakat tidak takut, namun juga mengingatkan agar tidak melakukan konfrontasi bentuk alias melawan secara langsung di lapangan jika menemukan adanya intimidasi alias penyelewengan oleh oknum petugas.

"Betul? Kita sudah tidak tolol lagi. Rakyat kita sudah punya gadget semua, saudara-saudara. Kalau ada kelakuan abdi negara nan nggak beres, saya minta rakyat video, langsung video. Jangan kau lawan, jangan dilawan. Video aja. Lapor langsung ke saya, saudara-saudara sekalian, ya," katanya. 

Lebih lanjut, Presiden Prabowo memperingatkan para pejabat dan pengusaha bandel bahwa manipulasi aset berupa perkebunan luas sekarang bisa dipantau langsung lewat satelit. Begitu pula dengan upaya menyembunyikan kekayaan hasil korupsi di dalam tanah, pemerintah bakal mengerahkan radar nan biasa digunakan untuk mencari ranjau dan penyimpanan senjata bawah tanah.

"Jadi kau mau nipu bagaimanapun, kita bakal ketemu penipuan kau. Saya sedih jika nan sekarang pejabat tetap coba korupsi. Cepat ketahuan," pungkasnya. (H-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia