Binti Mufarida
, Jurnalis-Kamis, 12 Maret 2026 |19:05 WIB

Menteri ESDM Bahlil (Foto: Okezone)
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (12/3/2026).
Dalam keterangannya kepada awak media usai pertemuan, Bahlil menjelaskan bahwa dirinya dipanggil Presiden untuk melaporkan hasil rapat awal satgas nan melibatkan kementerian mengenai dan PT PLN (Persero).
“Dipanggil untuk melaporkan perkembangan pembahasan Satgas EBTKE, daya baru terbarukan dan konversi kendaraan dari bensin ke listrik,” ujar Bahlil kepada awak media.
Menurut Bahlil, pemerintah tengah menyiapkan sejumlah langkah konkret dalam mempercepat pemanfaatan daya baru terbarukan, termasuk mengganti pembangkit listrik tenaga diesel nan selama ini menggunakan bahan bakar solar.
Ia menjelaskan bahwa program tersebut bakal diterapkan secara berjenjang di beragam wilayah Indonesia, khususnya pada pembangkit listrik nan tetap berjuntai pada bahan bakar solar.
“Lokasinya tersebar di seluruh Indonesia, terutama pembangkit-pembangkit nan selama ini memakai solar, lantaran dalam kondisi geopolitik perang ini tidak bisa kita memastikan bahwa daya kita ini bakal seperti apa dalam konteks jangka panjang. Karena itu kita mengoptimalkan seluruh potensi kita nan ada dalam negeri, energi-energi nan bisa kita konversi dari fosil,” ungkap Bahlil.
Selain membahas transisi energi, dalam pertemuan tersebut juga membahas langkah antisipasi pemerintah terhadap dinamika geopolitik dunia nan dapat memengaruhi pasokan energi, termasuk situasi di Selat Hormuz.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·