Prabowo Mau Tutup 700 BUMN Lagi hingga Akhir Tahun Ini

Sedang Trending 59 menit yang lalu

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto bakal terus melakukan penutupan BUMN nan merugi dan tidak menguntungkan negara. Sekarang sudah ada 290 BUMN nan ditutup sejak dia menjabat, 700 perusahaan pelat merah lainnya bakal menyusul ditutup juga hingga 31 Desember 2026.

Langkah ini dilakukam untuk menghemat pengeluaran pemerintah untuk operasi beragam perusahaan plat merah. Menurutnya, penutupan 700 BUMN dapat menghemat anggaran negara sekitar Rp 100 triliun. Penutupan ini dilakukan terhadap BUMN rugi dan tidak mempunyai keahlian nan baik.

"Pemerintah nan saya pimpin, pada Desember 31 tahun 2026, kami bakal menutup lagi paling sedikit 700 lagi nan bakal kami tutup," ungkap Prabowo dalam sambutannya di Penutupan Muktamar ke-35 NU, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (31/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo mengatakan, total BUMN nan eksis di bawah kepemimpinannya ke depan hanya bakal ada sekitar 250 perusahaan saja. Dia bilang penghematan bisa dilakukan lantaran negara tak lagi mesti bayar beban penghasilan direksi, komisaris perusahaan, dan lain-lain.

"Jadi kelak hanya tinggal 250 BUMN. Tinggal 200-250, berfaedah angan saya kita bisa menghemat Rp 100 triliun dari overhead, penghasilan direksi, penghasilan komisaris," ujar Prabowo.

Adapun saat ini, pemerintah telah menutup 290 perusahaan plat merah rugi dan tidak mempunyai keahlian baik. Dari langkah pemerintah sukses menghemat anggaran Rp 50 triliun.

(ahi/hal)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance