Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Prabowo Subianto menjawab rumor keterlibatan militer dan polisi dalam ruang sipil di Indonesia semakin menguat dan membesar.
"Sekarang gini, banyak protes, ada apa tentara, polisi ikut pertanian. Sekarang silahkan, siapa nan mau di daerah-daerah susah itu?" kata Prabowo dalam Program Presiden Prabowo Menjawab, nan tayang pada Rabu (16/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo menyatakan militer di Indonesia takkan mempersempit aktivitas masyarakat sipil namalain civil society.
Ia juga mengatakan wilayah Indonesia sangatlah besar, jumlah masyarakat Indonesia juga sangatlah banyak.
Prabowo pun menyinggung rasio jumlah prajurit tentara dibandingkan dengan populasi suatu negara. Menurutnya, jumlah nan ideal biasanya satu persen dari total jumlah masyarakat negara tersebut.
"Kalau 1 persen jumlah masyarakat itu 2,9 juta," ucap dia.
Lebih lanjut, Prabowo mengatakan keberadaan tentara di tengah masyarakat juga sangat memberikan akibat positif bagi masyarakat.
Menurutnya keamanan masyarakat membaik dan tingkat kejahatan juga jauh menurun.
"Jadi saya kira jika kita tanya bupati, gubernur, tanya rakyat, mereka betul-betul merasakan kehadiran, nan tadinya enggak ada pasukan, ada pasukan. Itu kejahatan jauh menurun, keamanan dirasakan rakyat sangat meningkat," ujarnya.
(mnf/fra)
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·