Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa norma tidak boleh berpihak pada kalangan tertentu saja, terutama mereka nan mempunyai banyak uang. Dia menegaskan bahwa norma dan keadilan kudu menjangkau semua kalangan masyarakat.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya saat Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung DPR pada Rabu (20/5).
"Negara di mana norma bertindak setara untuk semua. Terutama menjamin keadilan bagi nan paling tidak berdaya. Jangan norma nan adil, hanya untuk mereka nan kuat dan mereka nan punya duit banyak," kata Prabowo.
Dalam paparannya, Prabowo mengaku mau mewujudkan penduduk negara Indonesia nan hidup dengan rukun dan damai.
"Kita mau Indonesia nan Gemah Ripah Loh Jinawi Toto Tentrem Kerto Raharjo," kata Prabowo.
"Kita mau mewujudkan cita-cita nenek moyang kita. Negeri nan baldatun toyyibatun warobbun ghofur. Negeri nan makmur, baik, dan selalu mendapat pembebasan dan hidayah dari Allah SWT Tuhan Maha Besar, Tuhan Maha Kuasa," sambungnya.
Menurut dia, Indonesia mempunyai modal nan kuat untuk mewujudkan perihal tersebut.
37 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·