Prabowo Sebut Malaysia Bikin Izin 2 Minggu, RI 2 Tahun: Memalukan!

Sedang Trending 36 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto meminta kepada seluruh jejeran pemerintah untuk mempermudah investasi dari sisi perizinan. Permintaan itu disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna ke-19 Dewan Perwakilan Rakyat di Ruang Sidang Paripurna MPR/DPR/DPD, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

"Justru pemerintah kudu memperbaiki semua lembaga kita agar ada suasana upaya nan baik. Jangan pengusaha diperes terus, jangan pengusaha diganggu. Kalau Malaysia bisa bikin izin dalam dua minggu, kenapa kita izinnya dua tahun? Memalukan," katanya.

Menurut Prabowo, bawahan tidak perlu banyak inisiatif menerbitkan peraturan.

"Sudah perintah presiden, perintah menteri di bawah bikin lagi, diolah lagi, peraturan menterilah, peraturan teknislah, rekomendasilah. Akal-akalan itu," ujarnya.

"Saya ingatkan ya semua menteri tertibkan birokrasimu ke bawah. Waspada jika birokrat-birokrat itu lantaran dia pengalamannya itu lama. Kau masuk keluar kan setiap 5 tahun. Itu jika nggak di-reshuffle. Bener nggak? Mereka itu lama," lanjutnya.

Prabowo lantas mengungkapkan karakter unik birokrat. Salah satunya adalah meminta tanda tangan kepada ketua pada sore hari, pukul 17.30.

"Kamu sudah capek, dia datang minta tanda tangan. Bener? Bener. Ini banyak dari Golkar nan senyum. Berarti pengalamannya banyak ini. Golkar banyak pengalaman ini," kata Prabowo.

(miq/miq)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News