Dokter Ungkap Bahaya Dehidrasi Ringan yang Jarang Disadari

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Dokter Ungkap Bahaya Dehidrasi Ringan nan Jarang Disadari Ilustrasi(magnific)

KESADARAN masyarakat terhadap pentingnya menjaga hidrasi tubuh sekarang semakin meningkat, terutama di tengah gaya hidup aktif nan dijalani masyarakat urban. Aktivitas padat, olahraga rutin, hingga mobilitas tinggi membikin kebutuhan cairan tubuh menjadi salah satu aspek krusial dalam menjaga stamina dan konsentrasi sepanjang hari.

Dokter ahli gizi klinik, dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp.GK, mengatakan banyak orang tetap menganggap dehidrasi sebagai kondisi ringan, padahal dampaknya dapat memengaruhi performa tubuh secara signifikan.

“Ketika tubuh kehilangan cairan, efeknya bukan hanya haus. Konsentrasi bisa menurun, tubuh terasa lebih sigap lelah, performa bentuk menurun, apalagi suasana hati juga bisa ikut berubah,” ujar dr. Diana dalam aktivitas “Power Your Hydration” di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa, 19 Mei 2026.

Menurutnya, dehidrasi ringan sering kali tidak disadari lantaran gejalanya muncul perlahan. Beberapa tanda nan umum terjadi antara lain tubuh terasa lemas, sakit kepala, bibir kering, hingga susah konsentrasi saat beraktivitas.

Ia menjelaskan tubuh manusia sebagian besar terdiri dari cairan nan berkedudukan krusial dalam menjaga suhu tubuh, membantu sirkulasi darah, hingga mendukung kerja otot dan organ. Karena itu, kebutuhan cairan kudu tetap dijaga terutama bagi masyarakat dengan aktivitas tinggi.

“Kalau tubuh kekurangan cairan terus-menerus, dampaknya bisa memengaruhi produktivitas sehari-hari. Untuk orang nan aktif berolahraga alias sering berada di luar ruangan, kebutuhan hidrasi juga biasanya lebih tinggi,” kata dr. Diana.

Fenomena meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan dan wellness membikin masyarakat sekarang mulai lebih memperhatikan pola konsumsi harian, termasuk dalam memilih minuman hidrasi.

Aktris dan lifestyle influencer Fanny Ghassani juga mengaku menjaga hidrasi menjadi bagian krusial dari rutinitasnya sehari-hari, terutama di tengah aktivitas nan padat.

“Kadang orang konsentrasi olahraga dan makan sehat, tapi lupa jika hidrasi juga krusial untuk menjaga daya tubuh selama beraktivitas,” ujar Fanny.

Dalam kesempatan nan sama, Coca-Cola Indonesia memperkenalkan penemuan hidrasi terbaru mereka melalui kampanye “Power Your Hydration”. Produk isotonik tersebut diklaim dirancang untuk membantu menggantikan cairan dan elektrolit tubuh setelah aktivitas fisik.

Vice President Coca-Cola Indonesia, Eva Lusiana, mengatakan tren style hidup aktif membikin kebutuhan masyarakat terhadap produk hidrasi fungsional terus berkembang.

“Kami memandang masyarakat sekarang semakin sadar pentingnya menjaga keseimbangan tubuh di tengah aktivitas nan dinamis. Karena itu kami menghadirkan penemuan hidrasi nan relevan dengan kebutuhan style hidup modern,” ujar Eva Lusiana.

Peluncuran produk ini juga dikemas dengan beragam aktivitas interaktif bertema olahraga dan kebugaran nan melibatkan para tamu undangan media serta organisasi lifestyle aktif di Jakarta.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia