Prabowo: Giant Sea Wall Vital Lindungi 50 Juta Warga dan Ekonomi Pantura

Sedang Trending 54 menit yang lalu
 Giant Sea Wall Vital Lindungi 50 Juta Warga dan Ekonomi Pantura PRESIDEN Prabowo Subianto di aktivitas Presiden Prabowo Menjawab.(Dok. Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan giant sea wall alias tanggul laut raksasa di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa merupakan proyek strategis nan sangat vital. Infrastruktur ini dirancang untuk melindungi puluhan juta masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional dari ancaman akibat pesisir.

Prabowo menyoroti area Pantura Jawa sebagai pusat konsentrasi industri dan aktivitas ekonomi nan sangat tinggi. Oleh lantaran itu, perlindungan melalui tanggul pantai, tanggul laut, hingga breakwater menjadi kebutuhan mendesak.

“Sangat vital lantaran di Pantai Utara Jawa itu banyak sekali industri kita di situ. Jadi, tanggul pantai, tanggul laut, breakwater,” ujar Prabowo dalam program ‘Presiden Prabowo Menjawab’, Rabu (16/9/2026).

Lindungi 50 Juta Penduduk dan 38 Persen PDB

Proyek nan direncanakan membentang dari Tangerang hingga Jawa Timur ini mempunyai akibat signifikan terhadap ketahanan nasional. Berdasarkan info nan dipaparkan Presiden, prasarana ini diproyeksikan bisa memberikan perlindungan bagi sekitar 50 juta masyarakat nan tinggal di area pesisir utara.

Dari sisi ekonomi, keberadaan giant sea wall bakal mengamankan aset negara nan menyumbang 38 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Kawasan Pantura sendiri saat ini menampung:

  • 70 area industri aktif.
  • 5 area ekonomi khusus.
  • Poros logistik nasional nan krusial.

“Pembangunan giant sea wall bakal melindungi 50 juta rakyat kita dan juga mengamankan 38 persen PDB Indonesia,” ucap Prabowo.

Target Pembangunan dan Pendanaan

Secara teknis, proyek ini direncanakan mempunyai panjang total sekitar 575 kilometer nan dibagi ke dalam 15 segmen pembangunan. Presiden mengungkapkan bahwa proses bangunan ditargetkan mulai melangkah pada awal 2027.

Terkait pembiayaan, Prabowo menyatakan sudah ada pihak nan menunjukkan kesukaan untuk mendanai proyek raksasa ini. “Sudah ada nan berkeinginan dan sudah ada nan mau finance (mendanai) juga. Jadi, ini salah satu proyek strategis nan kudu kita jalankan,” ungkapnya.

Estimasi Waktu Pembangunan:

  • Jakarta: Diperkirakan menyantap waktu sekitar 8 tahun.
  • Semarang: Diproyeksikan bisa selesai lebih cepat.
  • Total Proyek: Estimasi jangka panjang hingga 20 tahun, namun diupayakan rampung dalam 10 hingga 15 tahun jika penyelenggaraan melangkah optimal.

Presiden menekankan bahwa giant sea wall adalah proyek jangka panjang nan tidak dapat diselesaikan secara instan. Durasi pembangunan bakal bervariasi di setiap wilayah tergantung pada kompleksitas tantangan geografis masing-masing segmen. (H-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia