5 Pemda Sumsel Terima Bantuan Presiden Rp100 M untuk Tangani Karhutla

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Lima pemerintah wilayah (pemda) di Sumatera Selatan (Sumsel) mendapat Bantuan Presiden (Banpres) untuk penanggulangan kebakaran rimba dan lahan (karhutla).

Bantuan tersebut diberikan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel senilai Rp30 miliar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) Rp20 miliar, Pemkab Musi Banyuasin (Muba) Rp20 miliar, Pemkab Ogan Ilir Rp15 miliar, dan Pemkab Banyuasin Rp15 miliar.

"Ini corak perhatian Bapak Presiden, pemimpin nan sangat datang di tengah-tengah kita. Beliau sudah melakukan rapat langsung koordinasi, namun juga memberikan support unik untuk penanggulangan karhutla ini," kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni seperti dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (16/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kata Raja Juli, banpres diberikan di tengah support anggaran penanggulangan karhutla nan telah tersedia melalui BNPB, kementerian lain, TNI, Polri, maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Penyaluran banpres tersebut juga telah diikuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri mengenai petunjuk teknis penyaluran dan pengelolaannya.

"Banpres ini kemudian diikuti oleh Surat Edaran dari Pak Mendagri, tentang Juknis tentang gimana teknis penyalurannya, pengelolaannya. Tidak dibuat ribet dengan beragam macam halangan birokratis, namun tetap akuntabel dan transparan," tutur dia.

Raja Juli pun meminta agar support tersebut dapat segera dicairkan dan digunakan untuk mendukung kebutuhan penanganan karhutla.

"Saya minta ini bisa sesegera mungkin dicairkan untuk penanggulangan karhutla, membeli peralatan, alias mencegah akibat semacam tadi (kesehatan) dan sebagainya," ujarnya.

Lebih lanjut, Raja Juli juga menjelaskan bahwa pengelolaan banpres berada pada pemerintah daerah. Nantinya, Pemprov dan Pemkab bekerja sama dengan BPBD dalam proses penyalurannya untuk mendukung penanganan karhutla di daerah.

"Tapi sekali lagi, kudu dipertanggungjawabkan secara baik, secara akuntabel dan transparan kepada negara dan kepada rakyat," ucap dia.

(dis/dal)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional