Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi untuk menjenguk korban tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line, Selasa (28/4/2026) pagi.
"Pagi ini Presiden Prabowo jenguk korban kecelakaan kereta di Bekasi," tulis keterangan Sekretariat Presiden, Selasa (28/4/2026).
Terpantau Prabowo nan mengenakan busana berwarna coklat tiba sekitar pukul 08.40 WIB. Ia didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Sekretaris Pribadi Presiden Rizky Irmansyah. Kedatangan mereka disambut oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono.
Diketahui penanganan korban kecelakaan dilakukan pada beberapa akomodasi kesehatan, antara lain RSUD Kota Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin mengungkapkan, jumlah korban meninggal akibat peristiwa nahas tersebut sebanyak tujuh orang. Sementara itu, penumpang nan mengalami luka-luka dan saat ini tetap dalam perawatan berjumlah 81 orang. Selain itu, tetap terdapat tiga penumpang nan hingga saat ini tetap terperangkap di dalam rangkaian kereta.
"Proses pemindahan memerlukan waktu nan relatif panjang, ialah sekitar 8 (delapan) jam, mengingat pelaksanaannya dilakukan dengan sangat hati-hati serta mengutamakan aspek keselamatan. Hingga saat ini, pemindahan terhadap 12 gerbong Kereta Api Argo Bromo Anggrek telah sukses dilakukan dan seluruhnya telah dipindahkan ke Stasiun Bekasi," tulis Bobby seperti dikutip IG @sekretariat.kabinet.
Bobby pun sedang mempersiapkan proses pemindahan terhadap lokomotif Kereta Api Argo Bromo Anggrek, dengan tetap berkoordinasi secara intensif berbareng Basarnas. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses melangkah dengan mempertimbangkan aspek kehati-hatian dan keselamatan, khususnya bagi korban nan tetap berada di dalam rangkaian kereta.
(miq/miq)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·