Prabowo Bakal Tutup 750 BUMN

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Prabowo Bakal Tutup 750 BUMN Presiden Prabowo Subianto saat berpidato pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD di Jakarta, Jumat (14/8).(Dok. YouTube Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah telah menutup 290 badan upaya milik negara (BUMN) sebagai bagian dari perampingan perusahaan negara. Jumlah BUMN ditargetkan tersisa paling banyak 300 perusahaan pada 31 Desember 2026.

"Pada Desember 31 2026, kita targetkan hanya mempunyai paling banyak 300 BUMN. 750 lebih BUMN bakal kita tutup. Hanya nan produktif, hanya nan menciptakan nilai tambah untuk rakyat bakal kita pertahankan," kata Prabowo saat berpidato pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD di Jakarta, Jumat (14/8).

Prabowo mengatakan langkah tersebut dilakukan setelah pemerintah menemukan jumlah BUMN jauh lebih banyak dari perkiraan ketika membentuk Danantara sebagai biaya kedaulatan. Pemerintah menemukan terdapat 1.074 BUMN, termasuk perusahaan nan mempunyai anak, cucu, apalagi cicit perusahaan.

Jumlah itu, kata Prabowo, jauh di atas perkiraannya nan semula hanya sekitar 300-400 BUMN.

Ia menilai sebagian BUMN selama ini tidak bekerja secara produktif dan apalagi tidak bertanggung jawab kepada negara. Kondisi tersebut membikin pemerintah perlu melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap perusahaan negara.

"Terlalu banyak BUMN nan tidak produktif. Rugi terus, laporannya untung. Ngarang aja itu untungnya itu," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, pemerintah juga menemukan persoalan dalam hubungan sejumlah BUMN dengan perusahaan asing. Karena itu, dia menilai praktik-praktik nan selama ini berjalan perlu dihilangkan melalui pembenahan tata kelola BUMN.

Prabowo apalagi membuka kemungkinan penanganan norma terhadap pengurus BUMN pada masa lalu. Ia menyebut pemerintah dapat membentuk pengadilan ad hoc unik untuk mengusut pengurus dewan selama 30 tahun ke belakang.

Namun, Prabowo juga menyatakan bakal meminta DPR mempertimbangkan pemberian semacam amnesti unik bagi pihak nan mengakui kesalahan dan bertobat. Keputusan mengenai perihal tersebut, kata dia, diserahkan kepada para wakil rakyat.

Perampingan BUMN disebut Prabowo mulai menghasilkan penghematan besar. Dari pengurangan biaya penghasilan dewan dan komisaris, sewa gedung, sewa kendaraan, hingga perjalanan dinas, pemerintah menyatakan telah menghemat lebih dari Rp50 triliun.

"Dengan perampingan jumlah BUMN, hari ini saja, kita telah menghemat biaya overhead sekitar Rp50 triliun, hanya dari penghasilan direksi, komisaris, sewa gedung, sewa mobil, perjalanan dinas, bla bla bla, kita sudah menghemat Rp50 triliun lebih," kata Prabowo.

Pemerintah menargetkan penghematan tersebut meningkat menjadi lebih dari Rp70 triliun pada akhir 2026. Prabowo menilai biaya nan sukses dihemat dapat dialihkan untuk kebutuhan masyarakat.

Ia mencontohkan penghematan Rp50 triliun dapat digunakan untuk memperbaiki puskesmas, merenovasi sekolah, hingga menyediakan rumah bagi masyarakat.

Prabowo menegaskan BUMN merupakan milik seluruh rakyat Indonesia sehingga tidak boleh dikuasai oleh dewan maupun komisaris. Perusahaan negara juga tidak boleh dijadikan sumber biaya bagi penguasa.

"BUMN adalah milik seluruh rakyat Indonesia. BUMN tidak boleh milik direksi. Bukan milik komisaris, bukan pula sumber biaya bagi penguasa," tegasnya. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia