Potret Veteran AS Serbu DPR, Tuntut Perang Iran Dihentikan

Sedang Trending 4 bulan yang lalu
Para veteran dari golongan About Face melakukan upacara melipat bendera sebagai corak protes terhadap perang Iran, di Rotunda Gedung Kantor Cannon House di Capitol Hill di Washington, D.C., AS, 20 April 2026. (REUTERS/Kevin Lamarque)

Puluhan veteran Amerika Serikat berbareng personil family militer ditahan setelah menggelar tindakan protes terhadap perang Iran di dalam kompleks instansi Kongres di Washington DC, AS, Senin (20/4/2026). Aksi tersebut berjalan di salah satu gedung legislatif, menarik perhatian abdi negara keamanan setempat. (REUTERS/Kevin Lamarque)

Para veteran dari golongan About Face dan personil family militer memprotes perang Iran di Rotunda Gedung Kantor Cannon House di Capitol Hill, Washington, D.C., AS, 20 April 2026.

Para mantan tentara AS tersebut memegang poster bertuliskan "Akhiri Perang di Iran" selama tindakan berlangsung. Para demonstran merupakan bagian dari golongan About Face, sebuah koalisi nan dipimpin oleh para veteran. Mereka memulai tindakan dengan upacara melipat bendera di rotunda Gedung Kantor Cannon House sebelum melanjutkan dengan berbanjar sembari meneriakkan beragam semboyan penolakan perang. (REUTERS/Kevin Lamarque)

Seorang veteran dari golongan About Face memegang bendera pemakaman simbolis untuk menghormati orang meninggal saat polisi menangkapnya selama protes menentang perang Iran, di Rotunda Gedung Kantor Cannon House di Capitol Hill di Washington, D.C., AS, 20 April 2026.

Aksi ini dipicu oleh kekhawatiran para veteran dan family militer terhadap kebijakan perang nan dinilai berisiko tinggi. Mereka mendesak personil Kongres untuk mengambil langkah tegas guna menghentikan bentrok nan sedang berlangsung. (REUTERS/Kevin Lamarque)

Tangan seorang demonstran diikat dengan tali plastik saat demonstrasi menentang perang Iran oleh golongan veteran About Face di Rotunda Gedung Kantor Cannon House di Capitol Hill di Washington, D.C., AS, 20 April 2026.

Aparat Polisi Capitol sempat memerintahkan massa untuk membubarkan diri. Namun, tindakan tetap bersambung hingga akhirnya lebih dari 60 orang dari total sekitar 150 demonstran ditangkap oleh petugas lantaran dianggap melanggar patokan nan bertindak di area gedung pemerintahan. (REUTERS/Kevin Lamarque)

Tangan seorang demonstran diikat dengan tali plastik saat demonstrasi menentang perang Iran oleh para veteran dari golongan About Face dan personil family militer di Rotunda Gedung Kantor Cannon House di Capitol Hill di Washington, D.C., AS, 20 April 2026.

Tampak seorang lansia saat tangannya diikat dengan tali plastik oleh abdi negara Polisi Capitol nan menahan massa. Salah satu demonstran mengungkapkan harapannya agar Kongres segera bertindak. Ia menyebut para legislator mempunyai kewenangan untuk menghentikan kebijakan nan diambil oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (REUTERS/Kevin Lamarque)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News