Potret Prabowo Naik KA Nusantara dari Jateng ke Jakarta Cuma 4,5 Jam

Sedang Trending 53 menit yang lalu

Dalam perjalanan pulang, Kepala Negara memilih menggunakan Kereta Api (KA) Nusantara Explorer, kereta premium nan saat ini tetap berada dalam tahap uji coba.

 Sekretariat.Kabinet)

Presiden Prabowo Subianto kembali ke Jakarta usai menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Dalam perjalanan pulang, Kepala Negara memilih menggunakan Kereta Api (KA) Nusantara Explorer, kereta premium nan saat ini tetap berada dalam tahap uji coba. (Dok: Sekretariat.Kabinet)

 Sekretariat.Kabinet)

KA Nusantara Explorer berangkat sekitar pukul 17.05 WIB dari Jawa Tengah menuju Jakarta dengan waktu tempuh sekitar 4,5 jam. Presiden Prabowo tiba di Stasiun Manggarai pada malam harinya setelah menuntaskan agenda kunjungan kerja. (Dok: Sekretariat.Kabinet)

 Sekretariat.Kabinet)

Penggunaan KA Nusantara Explorer oleh Presiden Prabowo menjadi bagian dari rangkaian perjalanan dinas usai menjalankan sejumlah agenda kerja di Jawa Tengah. Kehadiran kereta nan tetap dalam tahap uji coba itu juga menjadi sorotan sebagai salah satu penemuan jasa transportasi berbasis rel nan mengusung konsep premium sekaligus mengangkat identitas budaya nasional. (Dok: Sekretariat.Kabinet)

 Sekretariat.Kabinet)

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa penggunaan KA Nusantara Explorer merupakan bagian dari pengarahan Presiden Prabowo untuk memperkuat sektor pariwisata nasional melalui pengembangan jasa wisata berbasis kereta api. (Dok: Sekretariat.Kabinet)

 Sekretariat.Kabinet)

Menurutnya, PT Kereta Api Indonesia sebenarnya telah mempunyai unit upaya nan menyediakan jasa kereta wisata. Namun, Presiden meminta agar jasa tersebut semakin diperkuat melalui pengembangan gerbong-gerbong baru nan dipadukan dengan beragam lokasi wisata unggulan di Indonesia. (Dok: Sekretariat.Kabinet)

 Sekretariat.Kabinet)

Penggunaan KA Nusantara Explorer dalam kunjungan kerja Presiden Prabowo, baik saat menuju maupun kembali dari Kabupaten Batang, menjadi gambaran arah pengembangan transportasi wisata nasional nan tidak hanya mengutamakan konektivitas, tetapi juga menghadirkan pengalaman perjalanan nan bergengsi dengan mengangkat kekayaan budaya Indonesia. (Dok: Sekretariat.Kabinet)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News