Sebelumnya, TNI menyiagakan perangkat utama sistem senjatanya di wilayah nasional Sulawesi Utara untuk memastikan keamanan aktivitas Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Cebu, Filipina.
Kegiatan nan dihadiri Presiden Prabowo Subianto itu berjalan sejak Kamis (7/5) sampai Jumat (8/5).
"Kegiatan ini merupakan corak kesiapan rutin operasi campuran TNI dalam menghadapi beragam kemungkinan situasi nan dapat terjadi di area ASEAN," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait saat dikonfirmasi di Jakarta, (8/5)
Rico menjelaskan TNI mengerahkan tiga kapal perang, di antaranya KRI Brawijaya, Prabu Siliwangi dan RE Martadinata.
Sedangkan untuk alutsista udara, TNI menyiapkan lima pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dan satu pesawat angkut A400 M untuk membawa logistik serta personil pengamanan wilayah.
Rico melanjutkan, pihaknya juga berupaya memperkuat pengamanan VVIP selama pertemuan antar kepala negara itu berlangsung.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·