Potret AS Bergejolak, Warga Serbu Trump Tuntut Gencatan Senjata Nyata

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Seorang demonstran membawa potret mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei selama protes menentang tindakan militer di Iran dekat Gedung Putih di Washington, D.C., AS, 8 April 2026. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Ratusan demonstran membawa potret Ayatollah Ali Khamenei dalam tindakan di dekat Gedung Putih, Washington, D.C., AS Rabu (8/4/2026) ketika puluhan massa menyerukan gencatan senjata nyata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Seorang demonstran membawa potret mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei selama protes menentang tindakan militer di Iran dekat Gedung Putih di Washington, D.C., AS, 8 April 2026. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Sambil mengibarkan bendera Iran, Palestina, dan Lebanon, para demonstran menyuarakan tuntutan dari beragam penjuru bumi agar kampanye militer nan telah berjalan nyaris enam minggu segera dihentikan. Aksi tersebut berjalan tenteram dengan seruan solidaritas bagi penduduk sipil nan terdampak konflik. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Seorang demonstran membawa potret mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei selama protes menentang tindakan militer di Iran dekat Gedung Putih di Washington, D.C., AS, 8 April 2026. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Seruan tindakan muncul setelah Amerika Serikat dan Iran pada Selasa sepakat untuk menghentikan bentrok nan meluas selama dua minggu sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan. Kesepakatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju perdamaian nan lebih luas di kawasan. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Seorang demonstran membawa potret mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei selama protes menentang tindakan militer di Iran dekat Gedung Putih di Washington, D.C., AS, 8 April 2026. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Aksi seruan tersebut tidak hanya berjalan di depan Gedung Putih, tetapi juga digelar di Times Square, New York, AS, dengan sejumlah massa membawa poster bertuliskan pesan “Hentikan Perang.” (REUTERS/Adam Gray)

Seorang demonstran membawa potret mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei selama protes menentang tindakan militer di Iran dekat Gedung Putih di Washington, D.C., AS, 8 April 2026. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Massa juga terlihat melakukan long march menyusuri area Times Square, New York, sembari mengibarkan bendera dan membawa poster berisi seruan aksi. (REUTERS/Adam Gray)

Seorang demonstran membawa potret mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei selama protes menentang tindakan militer di Iran dekat Gedung Putih di Washington, D.C., AS, 8 April 2026. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Sementara itu, tindakan serupa juga berjalan di Los Angeles, California, AS, dengan massa berkumpul di sejumlah titik kota untuk menyuarakan tuntutan nan sama serta menunjukkan solidaritas terhadap seruan gencatan senjata di tengah bentrok nan terus berlangsung. (REUTERS/Daniel Cole)

Seorang demonstran membawa potret mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei selama protes menentang tindakan militer di Iran dekat Gedung Putih di Washington, D.C., AS, 8 April 2026. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Namun, situasi di Lebanon tetap memanas setelah Israel melancarkan serangan terberat pada Rabu nan menewaskan lebih dari 250 orang, paling intens sejak bentrok dengan Hizbullah pecah bulan lalu. Israel dan AS menyebut Lebanon tidak masuk kesepakatan gencatan senjata dengan Iran, memicu kritik, sementara Iran meminta Lebanon dimasukkan agar penghentian kekerasan berjalan menyeluruh. (REUTERS/Daniel Cole)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News