Potret Acara Nikahan Dibombardir AS, Warga Teriak "Tuhan Tolong Kami"

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Serangan udara AS memicu terjadinya ledakan dahsyat pada sebuah seremoni pernikahan. "Tuhan tolong kami," ujar seorang saksi mata setelah kejadian ke Reuters.

Cuplikan gambar dari video drone nan diambil pada 2 September memperlihatkan kerusakan pada laman dan lubang di genting sebuah rumah tempat upacara pernikahan dilangsungkan. (Tangkapan Layar VIdeo/REUTERS)

Gambar udara nan diambil pada Rabu pekan ini memperlihatkan kerusakan pada laman dan lubang di genting sebuah rumah nan menjadi tempat upacara pernikahan dilangsungkan di Iran. (Tangkapan Layar VIdeo/REUTERS)

Puing-puing berceceran di sekitar rumah-rumah nan rusak akibat serangan nan dilaporkan terjadi di dekat letak pesta pernikahan di Kuhestak, Sirik, Iran, Rabu (2/9/2026). (via REUTERS/Razieh Poudat/ISNA/via WANA)

Puing-puing berceceran di sekitar rumah tersebut nan rusak akibat serangan nan dilaporkan terjadi di dekat letak pesta pernikahan di Kuhestak, Sirik, Iran. (via REUTERS/Razieh Poudat/ISNA/via WANA)

Cuplikan gambar dari video drone nan diambil pada 2 September memperlihatkan kerusakan pada laman dan lubang di genting sebuah rumah tempat upacara pernikahan dilangsungkan. (Tangkapan Layar VIdeo/REUTERS)

Perlu diketahui, serangan menewaskan empat orang dan melukai sedikitnya 68 orang lainnya. Diyakini serangan besar itu disebabkan oleh amunisi Amerika Serikat (AS) dan bukan memantul dari sasaran lain. (Tangkapan Layar VIdeo/REUTERS)

Puing-puing berceceran di sekitar rumah-rumah nan rusak akibat serangan nan dilaporkan terjadi di dekat letak pesta pernikahan di Kuhestak, Sirik, Iran, Rabu (2/9/2026). (via REUTERS/Razieh Poudat/ISNA/via WANA)

Insiden tersebut telah menghidupkan kembali kekhawatiran mengenai korban sipil dalam perang AS dengan Iran. Kejadian ini menjadi kasus dramatis baru, usai sebuah rudal menghantam sebuah sekolah dasar Iran pada bulan Februari, menewaskan anak-anak dan pembimbing di dalamnya. (via REUTERS/Razieh Poudat/ISNA/via WANA)

Puing-puing berceceran di sekitar rumah-rumah nan rusak akibat serangan nan dilaporkan terjadi di dekat letak pesta pernikahan di Kuhestak, Sirik, Iran, Rabu (2/9/2026). (via REUTERS/Razieh Poudat/ISNA/via WANA)

Melansir dari Reuters, Jumat (4/9/2028), awalnya puluhan penduduk berkumpul di sebuah rumah di Kuhestak untuk menghadiri upacara pernikahan. Selama pesta berlangsung, sebuah amunisi kemungkinan besar menghantam genting gedung. (via REUTERS/Razieh Poudat/ISNA/via WANA)

Seorang korban nan terluka terbaring di ranjang rumah sakit setelah adanya laporan serangan di dekat letak pernikahan di dekat Sirik, sebuah wilayah pesisir di Selat Hormuz, Provinsi Hormozgan, Iran, Rabu (2/9/2026). (via REUTERS/Razieh Poudat/ISNA/via WANA)

Dalam foto, seoranga anak menjadi korban dan terluka dalam serangan tersebut. Beruntung, dia langsung dibawa kerumah sakit nan berlokasi tak jauh dari letak kejadian. (via REUTERS/Razieh Poudat/ISNA/via WANA)

Cuplikan gambar dari video drone nan diambil pada 2 September memperlihatkan kerusakan pada laman dan lubang di genting sebuah rumah tempat upacara pernikahan dilangsungkan. (Tangkapan Layar VIdeo/REUTERS)

"Kuhestak hancur. Empat, lima, sepuluh rumah hancur. Banyak orang tertimbun reruntuhan. Tuhan tolong kami," kata seorang saksi mata sesaat setelah kejadian ke Reuters. (Tangkapan Layar VIdeo/REUTERS)

Puing-puing berceceran di sekitar rumah-rumah nan rusak akibat serangan nan dilaporkan terjadi di dekat letak pesta pernikahan di Kuhestak, Sirik, Iran, Rabu (2/9/2026). (via REUTERS/Razieh Poudat/ISNA/via WANA)

Empat mahir senjata militer nan mengatakan bahwa kerusakan nan terjadi adalah akibat "serangan langsung" dan bukan "kerusakan sekunder akibat amunisi nan memantul pada sasaran terpisah". (via REUTERS/Razieh Poudat/ISNA/via WANA)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News