Potensi Picu Tawuran, Pramono Larang Sahur on the Road

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Potensi Picu Tawuran, Pramono Larang Sahur on the Road

Potensi Picu Tawuran, Pramono Larang Sahur on the Road (Danandaya)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melarang aktivitas sahur on the road (SOTR) nan berpotensi memicu tawuran. SOTR merupakan aktivitas nan biasanya dilakukan sekelompok orang pada malam Ramadhan hingga waktu sahur.

"Ya pokoknya perihal nan menimbulkan kerawanan, keributan saya enggak izinkan," kata Pramono di Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026).

Akan tetapi, jika aktivitas SOTR digelar secara positif, seperti berkeliling membagikan makan sahur kepada masyarakat dan tidak menimbulkan gangguan ketertiban maka dia bakal izinkan.

"Tetapi jika menimbulkan kenyamanan kelak saya izinkan. Pokoknya nan itu enggak," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Pramono juga melarang siapapun termasuk ormas keagamaan untuk melakukan sweeping ke rumah makan selama bulan Ramadhan. Sweeping tersebut biasanya membubarkan pengguna nan sedang makan saat waktu puasa.

"Tentunya saya sebagai gubernur bertanggung jawab untuk itu dan saya tidak mengizinkan untuk ada sweeping," kata Pramono.

Ia menginginkan bulan Ramadhan di Ibu Kota dilaksanakan dengan penuh kedamaian dan kerukunan. Seperti saat ini, Ibu Kota tetap dipenuhi seremoni Imlek. Menjelang Ramadhan, nuansa kota bakal berubah sepenuhnya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin news lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com