Post Malone Tunda Konser di Asia dan Australia

Sedang Trending 15 jam yang lalu
Post Malone tampil selama upacara penutupan sebelum pertandingan Final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York New Jersey pada 19 Juli 2026 di East Rutherford, New Jersey. Foto: Carl Recine/Getty Images/AFP

Post Malone mengejutkan para penggemarnya di wilayah Asia, Australia, dan Selandia Baru dengan keputusan mendadak untuk menunda rangkaian konser mendatang. Tur konser bertajuk Big Ass World Tour nan semula dijadwalkan berjalan pada paruh kedua tahun ini terpaksa ditangguhkan tanpa ada penjelasan resmi mengenai argumen di kembali keputusan tersebut.

Rangkaian tur ini awalnya direncanakan singgah di beberapa stadion megah, termasuk Marvel Stadium di Melbourne pada 9 Oktober, Suncorp Stadium di Brisbane pada 12 Oktober, ENGIE Stadium di Sydney pada 15 Oktober, serta Go Media Stadium di Auckland pada 21 Oktober. Selain konser tunggal, penyanyi lagu Rockstar ini juga dijadwalkan menjadi penampil utama dalam gelaran Strummingbird Festival di tiga kota regional Australia, ialah Ballarat, Newcastle, dan Sunshine Coast.

“Kami sangat sedih untuk mengabarkan bahwa Post Malone tidak lagi menjadi penampil utama di Strummingbird, menyusul penundaan tur Asia dan Australia miliknya baru-baru ini,” tulis promotor Strummingbird Festival.

Hingga kini, platform penjualan tiket resmi seperti Ticketmaster telah menghapus agenda konser di Australia, sementara pagelaran di Selandia Baru resmi berstatus dibatalkan.

Live Nation selaku promotor dunia belum memberikan tanggal pengganti untuk rangkaian tur utama ini. Padahal, kunjungan ini semestinya menjadi momen kembalinya sang musisi setelah penampilan terakhirnya di wilayah tersebut pada tahun 2023, saat dia memeriahkan pagelaran Spilt Milk serta menjadi tindakan pembuka untuk konser Red Hot Chili Peppers.

Red Hot Chili Peppers tampil diatas panggung dengan Post Malone di Grammy Awards, Los Angeles, California, Amerika Serikat. Foto: REUTERS/Mike Blake

Post Malone memang cukup terkenal di Australia. Berdasarkan info tangga lagu ARIA di Australia, ketujuh album miliknya sukses menembus ranking sepuluh besar. Album seperti Beerbongs & Bentleys nan dirilis tahun 2018 dan Hollywood’s Bleeding pada tahun 2019 apalagi sukses menduduki posisi puncak, sedangkan album bernuansa musik country terbarunya nan berjudul F-1 Trillion bertengger di ranking kedua pada tahun 2024.

Dinamika Kehidupan Pribadi dan Proyek Musik Terbaru

Di luar berita penundaan tur, sang penyanyi belakangan ini tengah disibukkan dengan beragam aktivitas pribadi dan profesional. Ia baru saja mengumumkan pertunangannya dengan Christy Lee, sosok nan telah menjalin hubungan asmara dengannya sejak awal tahun 2025. Kabar senang ini menjadi warna tersendiri di tengah padatnya agenda kerja sang musisi dalam beberapa waktu terakhir.

Dari sisi karya musik, dia juga sempat memperkenalkan lagu baru berjudul Chrome Heartbreaker dalam upacara penutupan FIFA World Cup 2026. Tidak hanya itu, kompilasi lagu lawas miliknya nan berjudul August 26th sekarang juga sudah dapat dinikmati oleh para fans secara luas melalui beragam platform streaming musik untuk pertama kalinya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan