Tim Okezone
, Jurnalis-Jum'at, 05 Juni 2026 |02:09 WIB

Posisi Hubungan Intim nan Bikin Cepat Hamil (Foto: Freepik)
JAKARTA - Banyak pasangan nan sedang menjalani program kehamilan mencari beragam langkah untuk meningkatkan kesempatan mempunyai momongan, termasuk memilih posisi hubungan intim nan dianggap dapat memperbesar kemungkinan terjadinya pembuahan.
Namun, para mahir menegaskan bahwa keberhasilan kehamilan tidak semata-mata ditentukan oleh posisi saat berasosiasi intim. Faktor nan jauh lebih krusial adalah gelombang hubungan seksual, waktu nan tepat saat masa subur, serta kondisi kesehatan reproduksi kedua pasangan.
Secara umum, wanita dapat mengandung melalui beragam posisi hubungan intim. nan terpenting adalah sperma dapat mencapai sel telur dan proses pembuahan berjalan dengan baik.
Benarkah Posisi Misionaris Paling Efektif?
Posisi misionaris, ialah saat wanita berebahan telentang dan pasangan berada di atas, sering disebut sebagai posisi terbaik untuk program hamil. Banyak orang percaya bahwa gravitasi membantu sperma bergerak menuju rahim sehingga kesempatan pembuahan menjadi lebih besar.
Meski demikian, belum ada bukti ilmiah nan menunjukkan bahwa posisi ini secara signifikan meningkatkan kesempatan kehamilan dibandingkan posisi lainnya. Selain itu, kondisi anatomi setiap wanita berbeda-beda. Misalnya, sebagian wanita mempunyai rahim nan mengarah ke belakang (retroverted uterus), sehingga posisi seksual tidak banyak memengaruhi perjalanan sperma menuju sel telur.
Posisi Penetrasi dari Belakang
Beberapa mahir menyebut posisi penetrasi dari belakang (rear-entry) berpotensi memberikan untung mini lantaran memungkinkan penetrasi nan lebih dalam. Dengan demikian, sperma dapat ditempatkan lebih dekat ke leher rahim.
Sebagian pasangan juga memilih beristirahat sejenak setelah berasosiasi intim dengan posisi berebahan agar merasa lebih nyaman. Namun, tidak ada bukti kuat bahwa posisi tersebut secara langsung meningkatkan nomor keberhasilan kehamilan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·