8 Negara Pertama yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia

Sedang Trending 52 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Seluruh masyarakat Indonesia merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan nan ke-81 tahun hari ini, pada 17 Agustus 2026. Sejatinya, kemerdekaan Indonesia itu tak luput dari pengakuan sejumlah negara-negara sahabat, khususnya negara nan menyepakati adanya kemerdekaan Indonesia.

Sebagai negara nan sudah merdeka dan membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), RI sebelumnya kudu memenuhi unsur konstitutif nan mempengaruhi dan unsur deklaratif.

Unsur konstitutif terdiri dari wilayah, rakyat, dan pemerintahan nan berdaulat, sementara unsur deklaratif adalah adanya negara nan mengakui kemerdekaan Indonesia.

Negara nan pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia adalah Mesir pada 22 Maret 1946. Mesir lampau mendirikan Komite Pembela Kemerdekaan Indonesia nan terdiri dari tokoh-tokoh Mesir, Arab, dan Islam.

Pemerintah Mesir juga bersedia menanggung biaya hidup penduduk Indonesia di Mesir. Setiap bulan mereka diberi duit sebagai tukar utang nan diputuskan kedutaan Belanda saat itu.

Jejak Mesir kemudian diikuti negara-negara lain. Salah satunya adalah Otoritas Katolik di Vatikan nan mendukung pengakuan kemerdekaan Indonesia pada 6 Juli 1947. Dukungan Vatikan ditandai dengan pembukaan kedutaan Vatikan nan disebut Apostolic Delegate.

Namun jauh sebelum Mesir dan negara lainnya mengakui kemerdekaan Indonesia, Palestina merupakan negara pertama nan mendukung RI merdeka dari para kolonialis pada 1944, setahun sebelum merdeka. Hal ini disampaikan Zein Hassan melalui kitab Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri.

Berikut daftar negara nan mengakui kemerdekaan Indonesia, mengutip detikEdu.

1. Mesir (22 Maret 1946 de facto, 10 Juni 1947 de jure)
2. Suriah (2 Juli 1947)
3. Lebanon (29 Juli 1947)
4. Vatikan (6 Juli 1947)
5. Irak (16 Juli 1947)
6. Afghanistan (23 September 1947)
7. Arab Saudi (24 November 1947)
8. Yaman (3 Mei 1948)

(ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News