Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memastikan sejumlah investor pelopor hingga sultan dari wilayah Kalimantan dipastikan datang dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Senin (17/8).
Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, mengatakan sekitar 40 penanammodal pelopor nan telah mengkonfirmasi kehadiran dalam upacara tersebut.
"Semua penanammodal kita libatkan, terutama mereka nan sudah melakukan groundbreaking, investor, pelopor kita undang semuanya," kata Thomas saat gladi agenda Malam Renungan Suci di Taman Kusuma Bangsa IKN, Minggu (16/8).
Selain investor, Otorita IKN juga mengundang para tenant nan telah beraksi serta pihak-pihak nan terlibat dalam pembangunan IKN. Sejumlah penanammodal nan telah datang di IKN, seperti pengelola Swissôtel dan rumah sakit swasta, juga telah menyatakan bakal turut datang dalam agenda upacara.
“Kalau perwakilan Swissotel sudah ada dari awal, Perwakilan mereka sudah ada, pasti ada. Dari awal mereka sudah libatkan dalam beragam aktivitas olahraga dan lain sebagainya mereka aktif,” ujar Thomas.
Selain investor, Thomas menyebut Otorita IKN juga mengundang lima kesultanan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, termasuk Kesultanan Paser dan kesultanan lainnya di Kalimantan Timur.
Salah satunya Kesultanan Kutai Kartanegara juga bakal datang dalam upacara pengibaran bendera. Thomas mengatakan pihaknya telah mengantarkan langsung undangan kepada Kesultanan Kutai Kartanegara di Tenggarong dan mendapat konfirmasi bahwa Sultan bersedia hadir.
"Beliau hadir, kami kemarin mengantar langsung undangan ke Tenggarong. Dan beliau sudah menyatakan untuk bersedia datang besok," kata Thomas.
Namun, Kesultanan Kutai Kartanegara hanya dapat mengikuti upacara pengibaran bendera pada pagi hari. Untuk upacara penurunan bendera pada sore hari, kehadirannya bakal diwakilkan.
Upacara Dihadiri Sultan Kalimantan dan Diikuti 3.500 Peserta
Upacara pengibaran bendera di IKN bakal digelar di Plaza Seremoni pada Senin (17/8) pukul 07.30 WITA. Upacara bakal dipimpin langsung oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono.
Menurut Thomas, pemilihan upacara di lapangan Plaza Seremoni tersebut disesuaikan dengan tata protokol lantaran upacara di IKN dipimpin oleh Kepala Otorita. Sementara itu, upacara di depan Istana Negara IKN digunakan ketika dipimpin langsung oleh Presiden.
Dalam rangkaian acara, Otorita IKN juga mengundang sejumlah tamu dari Jakarta, termasuk Komisi Nasional Disabilitas dan 35 personil PSSI U-17.
Thomas mengungkapkan upacara HUT RI di IK. bakal diikuti sebanyak 3.500 peserta pada upacara pengibaran bendera. Sementara upacara penurunan bendera pada sore hari bakal diikuti sekitar 2.500 peserta.
Otorita IKN juga menyediakan ruang bagi masyarakat dan visitor nan mau menyaksikan seremoni HUT RI.
Thomas mengatakan penyelenggaraan tahun ini tetap mengedepankan kekhidmatan meski pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran.
"Yang membedakan dengan tahun lalu, kita lihat berbareng bahwa hari ini kita tetap menjaga khidmat di saat kita sementara efisiensi, tapi tidak mengurangi khidmat dan maknanya," ujarnya.
Sebelum upacara, Otorita IKN telah menggelar gladi bersih nan melibatkan seluruh pelaku dan sebagian peserta upacara.
Sementara itu, pada Minggu malam, rangkaian HUT ke-81 RI di IKN diisi dengan Malam Kehormatan dan Malam Renungan Suci.
Kegiatan tersebut digelar untuk mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan sekaligus menjadi momentum untuk merefleksikan makna kemerdekaan.
Thomas mengatakan peringatan tersebut diharapkan menjadi pengingat agar kemerdekaan diisi dengan pengabdian dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Tujuannya adalah gimana kita menghormati arwah para pahlawan, gimana kita berterima kasih atas perjuangan mereka, dan makna lebih jauh adalah gimana kita mengisi kemerdekaan ini dengan melakukan pengabdian pelayanan nan terbaik untuk masyarakat," ujarnya.
50 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·