Populer: Fasilitas Energi Arab Saudi Diserang; Prabowo Bahas Minyak Rusia

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Asap mengepul di area industri minyak Fujairah nan terkena serangan drone di Fujairah, Uni Emirat Arab, Sabtu (14/3/2026). Foto: REUTERS

Fasilitas daya Arab Saudi diserang menjadi salah satu berita terkenal kumparanBISNIS sepanjang Jumat (10/4). Selain itu, Prabowo berjumpa Putin membahas pembelian minyak Rusia. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman buletin terkenal tersebut:

Sejumlah Fasilitas Energi di Arab Saudi Terkena Serangan, Operasional Terganggu

Serangan-serangan terhadap akomodasi daya Arab Saudi dilaporkan telah mengganggu operasional vital di sektor produksi minyak dan gas, transportasi, pengilangan, petrokimia, serta sektor listrik. Penargetan akomodasi di Riyadh, Provinsi Timur, dan Kota Industri Yanbu ini memicu kekhawatiran serius bakal berkurangnya pasokan dunia dan memperlambat pemulihan ekonomi, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan volatilitas di pasar minyak.

Insiden ini secara esensial merugikan perekonomian dunia, terutama mengingat penipisan persediaan minyak operasional dan darurat nan ada.

instagram embed

Dampak kuantitatif dari serangan ini sangat signifikan. Salah satu stasiun pompa pada pipa East-West Pipeline mengalami gangguan nan menyebabkan hilangnya sekitar 700.000 barel minyak per hari. Selain itu, akomodasi produksi Manifa dan Khurais masing-masing mencatat penurunan produksi minyak sekitar 300.000 barel per hari.

Secara agregat, total penurunan kapabilitas produksi minyak Arab Saudi mencapai sekitar 600.000 barel per hari. Selain kerugian material, serangan ini juga merenggut nyawa satu personel keamanan industri dan melukai tujuh lainnya dari perusahaan daya nasional.

Prabowo Akan Bertemu Putin, Mau Bahas Minyak Rusia

Presiden Prabowo Subianto bersalaman dengan Presiden Rusia Vladimir Putin saat melakukan pertemuan di Kremlin di Moskow, Rusia, Rabu (10/12/2025). Foto: Bakom RI

Rencana pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Vladimir Putin di Rusia dalam waktu dekat telah dikonfirmasi, mengindikasikan potensi penguatan kerja sama di sektor energi.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa kerja sama nan sudah berjalan, seperti proyek kilang antara Rosneft dan Pertamina di Tuban melalui skema B2B, dapat menjadi salah satu konsentrasi pembahasan. Langkah ini strategis di tengah dinamika pasar daya global.

video story embed

Selain itu, spekulasi mengenai potensi pembelian minyak mentah dari Rusia menjadi sorotan utama. Opsi ini pernah disebutkan Bahlil sebagai pengganti untuk menggantikan sekitar 20 persen pasokan nan biasanya melewati Selat Hormuz, menunjukkan upaya diversifikasi sumber daya Indonesia.

Meskipun pembelian minyak mentah dari Amerika Serikat dilaporkan sudah mulai berjalan, Rusia melalui Duta Besarnya, Sergei Tolchenov, menegaskan kesiapan untuk memasok minyak dan gas kepada negara mitra, apalagi negara-negara nan tidak bersahabat, asalkan ada permintaan resmi dan kesediaan kerja sama jangka panjang.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan