Petugas damkar, BPBD berbareng TNI, Polri dibantu penduduk memadamkan kobaran api membakar Pondok Pesantren Nurul Huda di Kampung Kubanghurang, Desa Mekarjaya, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya.(MI/Kristiadi)
BANGUNAN Pondok Pesantren Nurul Huda di Kampung Kubanghurang, Desa Mekarjaya, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami kebakaran diduga korsleting meteran listrik (Kwh). Kejadian tersebut terjadi, Selasa (11/8) sekitar pukul 08.30 WIB hingga menyebabkan satu santri mengalami luka dilarikan ke Puskesmas.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Roni AKS mengatakan, pihaknya mendapat laporan telah terjadi kebakaran Rumah Tahfidz dan kobong santri putra di Pondok Pesantren Nurul Huda. Namun, laporan kebakaran tersebut diterima pukul 08.55 WIB hingga petugas langsung bergerak menuju letak kejadian.
"Petugas damkar berbareng BPBD bergerak sigap melakukan pemadaman kobaran api nan membakar rumah tahfidz dan kobong santri putra di Pondok Pesantren Nurul Huda dibantu TNI, Polri serta warga. Akan tetapi, peristiwa seorang santri berjulukan Hikam Fausi mengalami luka pada bagian punggung dibawa ke Puskesmas Cisaruni," ujar, Roni AKS, Selasa (11/8/2026).
Menurut Roni, awal kebakaran itu terjadi seorang santri Hikam Fausi tengah berada di dalam toilet mendengar bunyi letupan dan keluar hingga memandang adanya kepulan asap disertai api dari bagian meteran listrik (kwh) di dalam kobong.
Namun, saksi berupaya memadamkan api menggunakan air dari dalam toilet tapi membesar hingga korban loncat menyelamatkan diri keluar lewat jendela.
"Korban setelah berupaya memadamkan api bergegas keluar dari gedung melalui jendela lantaran mengalami luka bakar di bagian punggung dan penduduk nan memandang langsung melakukan pemindahan dibawa ke Puskesmas Cisaruni untuk mendapat pengobatan. Kebakaran tersebut, sukses dipadamkam penduduk menggunakan mesin pompa air, ember dari air kolam dibantu petugas Damkar," katanya.
Menurutnya, musim tandus panjang ini telah sejumlah rumah gosong terbakar di Kampung Sindangjaya, Desa Jayamukti, Kecamatan Pancatengah dan para petugas damkar berbareng BPBD berupaya bergerak memadamkan kobaran api.
Kebakaran rumah di wilayahnya rata-rata setiap hari selalu ada dan petugas selama ini siaga 24 jam penuh termasuk pasok air bersih kepada penduduk tersebar di 19 Kecamatan.
"Petugas BPBD, Damkar setiap hari siaga 24 jam terutama memadamkan api dan pasok air bersih kepada 6.905 Kepala Keluarga (KK) alias 33.291 jiwa. Namun, BPBD juga mendistribusikan bantunan bagi penduduk terdampak kebakaran di Kecamatan Sodonghilir lantaran mereka mengungsi di tenda darurat," pungkasnya. (AD)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·