Polytron Indonesia Open 2026: Ajang Dunia, Semangat Gotong Royong Bulu Tangkis

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Konferensi pers jelang Polytron Indonesia Open 2026 di The Music Place, Fairmont Jakarta, Senin (1/6/2026). Foto: Megapro Communications

Turnamen bulu tangkis paling bergengsi di Indonesia, Polytron Indonesia Open 2026, siap digelar di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta pada 2–7 Juni 2026. Sebagai bagian dari rangkaian HSBC BWF World Tour Super 1000, turnamen ini menghadirkan 248 atlet dari 22 negara nan bakal bersaing memperebutkan total bingkisan sebesar 1,45 juta Dolar AS alias setara Rp 25 miliar.

Indonesia Open selalu menjadi salah satu turnamen nan paling dinantikan dalam almanak bulu tangkis dunia. Selain menghadirkan para pemain terbaik dunia, turnamen ini juga dikenal dengan atmosfer unik Istora nan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat bulu tangkis dunia.

Sejumlah pemain papan atas bumi seperti An Se-young, Shi Yuqi, Chen Yufei, Anders Antonsen, Christo Popov, Ratchanok Intanon, Kunlavut Vitidsarn, Wang Chang, dan pemain-pemain terbaik lainnya dipastikan tampil di Jakarta.

Indonesia sendiri bakal menurunkan kekuatan terbaiknya, termasuk Jonatan Christie, Putri Kusuma Wardani, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Amallia Cahya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, hingga para pemain muda nan tengah menjadi perhatian seperti Alwi Farhan, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

Konferensi pers jelang Polytron Indonesia Open 2026 di The Music Place, Fairmont Jakarta, Senin (1/6/2026). Foto: Megapro Communications

Ketua Umum PP PBSI, M. Fadil Imran, mengatakan bahwa Polytron Indonesia Open 2026 mempunyai makna lebih dari sekadar sebuah turnamen bulu tangkis kelas dunia.

"Polytron Indonesia Open 2026 adalah panggung berbareng bagi seluruh ekosistem bulu tangkis Indonesia. Kami berterima kasih dan mengapresiasi support seluruh mitra strategis, sponsor, klub, pelatih, atlet, media, komunitas, dan para pecinta bulu tangkis nan terus berjuang berbareng mendukung kemajuan bulu tangkis Indonesia," ujar Fadil Imran.

Menurut Fadil, PBSI memandang Indonesia Open sebagai contoh nyata semangat gotong royong nan selama ini menjadi kekuatan utama bulu tangkis Indonesia.

"PBSI adalah rumah besar bulu tangkis Indonesia. Karena itu kami percaya keberhasilan penyelenggaraan turnamen sebesar Indonesia Open tidak pernah dibangun oleh satu pihak saja, tetapi oleh semangat gotong royong seluruh ekosistem. Sponsor menghadirkan penyelenggaraan kelas dunia, PBSI menjaga arah pembinaan dan tata kelola, atlet mendapatkan panggung terbaik, dan masyarakat mendapatkan pengalaman terbaik," terangnya.

Ketua Umum PBSI Muhammad Fadil Imran menyampaikan keterangan pers saat konvensi pers jelang Polytron Indonesia Open 2026 di The Music Place, Fairmont Jakarta, Senin (1/6/2026). Foto: Megapro Communications

Fadil menambahkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan dan keberhasilan prestasi kudu melangkah beriringan. Ia juga mengapresiasi perkembangan positif nan ditunjukkan para atlet Indonesia dalam beberapa turnamen terakhir.

"Kami mau menghadirkan penyelenggaraan nan semakin baik dan bergengsi dunia. Namun pada saat nan sama PBSI tetap konsentrasi pada pekerjaan besar pembinaan dan regenerasi atlet menuju Asian Games dan Olimpiade Los Angeles 2028. Event nan baik dan pembinaan nan kuat kudu melangkah beriringan," tegasnya.

"Kami mengapresiasi penampilan Alwi Farhan, Fajar Alfian, dan Muhammad Shohibul Fikri di Singapore Open. Hasil tersebut memberikan optimisme bahwa proses regenerasi dan penguatan prestasi terus melangkah ke arah nan positif. Tugas kita sekarang adalah menjaga konsistensinya."

"Sukses penyelenggaraan adalah keberhasilan ekosistem. Sukses prestasi adalah hasil dari proses panjang nan kudu kita bangun bersama," lanjut Fadil.

Wakil Ketua Umum I PBSI Taufik Hidayat menyampaikan keterangan pers saat konvensi pers jelang Polytron Indonesia Open 2026 di The Music Place, Fairmont Jakarta, Senin (1/6/2026). Foto: Megapro Communications

Sementara itu, Wakil Ketua Umum I, PP PBSI Taufik Hidayat, menilai Indonesia Open selalu mempunyai makna unik bagi para pemain Indonesia lantaran menghadirkan tantangan sekaligus kebanggaan untuk bertanding di hadapan publik sendiri.

"Indonesia Open selalu menjadi turnamen nan spesial. Bermain di Istora bukan hanya soal keahlian teknis, tetapi juga soal keberanian, mental, dan kesiapan menghadapi tekanan di depan publik sendiri. Itu nan membikin turnamen ini berbeda," ujarnya.

Menurut Taufik, persaingan bulu tangkis bumi saat ini semakin kompetitif dan merata sehingga kesiapan menjadi aspek nan sangat menentukan.

"Persaingan sekarang semakin ketat dan merata. Karena itu konsentrasi kami bukan hanya hasil jangka pendek, tetapi gimana memastikan atlet-atlet Indonesia terus berkembang dan mendapatkan pengalaman bersaing di level tertinggi."

Konferensi pers jelang Polytron Indonesia Open 2026 di The Music Place, Fairmont Jakarta, Senin (1/6/2026). Foto: Megapro Communications

Ia juga meletakkan perhatian terhadap perkembangan generasi muda Indonesia nan bakal mendapat kesempatan berbobot tampil di hadapan pemain-pemain terbaik dunia.

"Kami berambisi para atlet muda Indonesia dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Indonesia Open adalah panggung nan sangat baik untuk belajar, berkembang, dan mengukur keahlian melawan pemain terbaik dunia. Dari proses seperti inilah fondasi prestasi masa depan dibangun."

Indonesia bakal menurunkan kekuatan terbaiknya di hadapan publik tuan rumah. Sejumlah pemain jagoan seperti Jonatan Christie, Fajar Alfian, Putri Kusuma Wardani, hingga pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin nan baru comeback, dipastikan ambil bagian dalam turnamen ini.

Ketua Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026 Achmad Budiharto memastikan penyelenggaraan tahun ini bakal menghadirkan pengalaman nan berbeda melalui perpaduan olahraga, hiburan, dan teknologi.

Ketua Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026 Achmad Budiharto menyampaikan keterangan pers saat konvensi pers jelang Polytron Indonesia Open 2026 di The Music Place, Fairmont Jakarta, Senin (1/6/2026). Foto: Megapro Communications

"Indonesia Open tahun ini bukan sekadar pertandingan bulu tangkis kelas dunia, tetapi juga sebuah pengalaman intermezo olahraga nan lebih dekat dengan masyarakat. Kami menghadirkan sentuhan teknologi baik di dalam maupun di luar lapangan agar penonton mendapatkan pengalaman nan lebih interaktif dan berkesan," terang Budiharto.

Selain itu, panitia juga menawarkan nilai tiket nan terjangkau agar turnamen dapat dinikmati oleh lebih banyak masyarakat sekaligus menjadikan Polytron Indonesia Open sebagai pesta rakyat bulu tangkis nan inklusif.

Hingga akhir Mei 2026, penjualan tiket telah mencapai lebih dari 76 persen dari total alokasi penjualan daring melalui Tiket.com. Penjualan langsung di Istora GBK juga bakal tetap tersedia dalam jumlah terbatas selama turnamen berlangsung.

Budiharto menambahkan, antusiasme pencinta bulu tangkis telah tergambar dari info penjualan tiket. Hingga akhir Mei 2026, penjualan tiket telah mencapai lebih dari 76 persen dari total alokasi penjualan daring melalui Tiket.com. Penjualan langsung di Istora GBK juga bakal tetap tersedia dalam jumlah terbatas selama turnamen berlangsung.

Pebulu tangkis Indonesia Alwi Farhan saat konvensi pers jelang Polytron Indonesia Open 2026 di The Music Place, Fairmont Jakarta, Senin (1/6/2026). Foto: Megapro Communications

Penyelenggaraan tahun ini juga semakin kuat dengan support Polytron sebagai sponsor utama. Keterlibatan perusahaan teknologi nasional ini diyakini bakal membawa sentuhan penemuan baru dalam bungkusan turnamen. Kolaborasi antara bumi olahraga dan teknologi diharapkan bisa menciptakan atmosfer pertandingan nan lebih modern, dan relevan dengan perkembangan industri intermezo olahraga saat ini.

Dengan atmosfer unik Istora GBK Senayan dan persaingan ketat dari para pemain terbaik dunia, Polytron Indonesia Open 2026 bakal menjadi salah satu turnamen bulu tangkis nan paling ditunggu tahun ini.

Polytron menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional khususnya bulu tangkis, nan telah menjadi kebanggaan Indonesia di panggung dunia. Dukungan ini sekaligus menegaskan Polytron sebagai brand original Indonesia nan telah datang selama 50 tahun dan terus berinovasi.

General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika, mengatakan momentum ini tidak hanya menjadi arena kejuaraan menjadi nan terbaik, tetapi juga simbol support nyata terhadap atlet Tanah Air agar bisa berprestasi di level internasional. Sejalan dengan itu, Polytron menghadirkan pendekatan baru melalui konsep nan terintegrasi dengan penemuan teknologi, termasuk meresmikan, Polytron G3+ sebagai official electric vehicle car mitra untuk mobilisasi atlet selama masa turnamen.

“Kendaraan nan melayani mobilitas atlet kelas bumi tentu kudu mempunyai standar juara. Melalui kehadiran G3+ Series di arena ini, kami mau membuktikan kepada masyarakat bahwa transisi ke kendaraan listrik berbareng Polytron adalah pilihan nan make sense,” ungkap Diantika.

Untuk menjawab keraguan konsumen mengenai nilai purna jual kendaraan listrik, Polytron memberikan solusi nyata melalui program agunan buyback 70 persen selama tiga tahun pertama.

“Selain bebas dari rasa cemas soal nilai investasi, Polytron G3+ juga menawarkan kreasi SUV nan tangguh, kabin ekstra nyaman, dan sistem audio premium XBR kebanggaan kami. Kami mau melengkapi penyelenggaraan arena Polytron Indonesia Open ini sebagai momentum untuk masyarakat beranjak ke EV dengan langkah pandai dan berkelas,” pungkasnya.

Head of Customer Propositions & Partnership, Marketing & Customer Experience HSBC Indonesia, Fransisca Kallista Arnan saat konvensi pers jelang Polytron Indonesia Open 2026 di The Music Place, Fairmont Jakarta, Senin (1/6/2026). Foto: Megapro Communications

Dukungan senada disampaikan HSBC Indonesia nan menilai bulu tangkis tidak hanya sebagai arena kompetitif semata, melainkan sarana krusial dalam pembentukan karakter, disiplin, dan kualitas hidup, khususnya bagi generasi muda Indonesia.

“Melalui Indonesia Open 2026, HSBC mau memperkuat peran kami dalam mendukung ekosistem bulu tangkis di Indonesia. Tidak hanya melalui turnamen, tetapi juga melalui beragam engagement nan menghadirkan hubungan lebih dekat dengan komunitas, nasabah, dan generasi bulu tangkis Indonesia ke depan,” sebut Head of Customer Propositions & Partnership, Marketing & Customer Experience HSBC Indonesia, Fransisca Kallista Arnan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan