Jakarta, CNN Indonesia --
Sekitar 250 rumah dan 330 Kepala Keluarga (KK) terdampak atas peristiwa kebakaran di area Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/6).
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA mengatakan saat ini, pendataan sedang dilakukan secara mendalam, mencakup penduduk terdampak di dua RW, ialah RW 04 nan meliputi lima RT (RT 12, 13, 14, 15, dan 16) serta RW 05 nan mencakup tiga RT (RT 01, 02, dan 03).
Pemerintah menyiapkan titik letak pengungsian di Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Suaeb, agar pendataan dan koordinasi support kedaruratan musibah kebakaran lebih efektif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fasilitas pengungsian telah disiapkan dengan support beragam pihak.
"Tempat pengungsian sementara disiapkan agar penduduk tidak berkumpul di jalan dan bisa beristirahat, beserta dengan logistik nan disiapkan BPBD bekerja sama dengan Dinas Sosial, PMI, dan Baznas," jelas Safrizal di Jakarta, Selasa (2/5) dinihari.
Tiga tenda telah disiapkan dari Dinas Sosial DKI Jakarta, dan sejumlah mobil logistik lainnya dari PMI hingga BPBD telah tiba di lokasi.
Safrizal menjelaskan bahwa info tersebut bakal mencakup perincian mengenai usia sekolah untuk memastikan kebutuhan pendidikan anak tetap terpenuhi.
Setelah situasi kedaruratan berakhir, pemerintah bakal melakukan inventarisasi gedung dan mendiskusikan langkah jangka panjang bagi warga.
"Nanti setelah semua kedaruratan ini selesai baru kita diskusikan seperti apa proses bagi penduduk masyarakat termasuk kemungkinan-kemungkinan jika masyarakat mau relokasi di tempat kediaman nan lebih aman," kata Safrizal.
Kebakaran nan melanda area padat masyarakat di Kampung Pasar Haji Ung, Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6) malam tersebut bermulai sekitar pukul 20.55 WIB.
Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan 35 unit mobil pemadam dengan 165 personel untuk menjinakkan api nan diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakarandan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara memastikan bahwa sumber air di letak memadai.
"Alhamdulillah sumber air cukup," ujar Bayu.
Ia pun memastikan petugas sigap menolong penduduk nan memerlukan support medis.
"Memang ada beberapa penduduk masyarakat nan dibawa ke rumah sakit itu lantaran luka ringan dan sesak lantaran asap," kata Bayu.
Di tengah proses pemadaman, penduduk tampak hilir mudik mengevakuasi peralatan berbobot ke area Lapangan Jusuf Hamka.
Salah satu penduduk sekaligus Sekretaris Gabungan RT 12 hingga 16 RW04 Kebon Kosong, Supriatin, menceritakan kepanikan saat api mulai merambat ke area rumahnya.
"Saya baru pulang ngojek,apinya sudah besar. Saya panik lantaran istri saya sedang sakit di rumah," ungkap Supriatin.
Supriatin menambahkan bahwa istrinya sempat mengalami sesak napas akibat paparan asap tebal di letak kejadian. Meski demikian, dia telah memastikan seluruh personil keluarganya nan berjumlah tiga orang dalam kondisi selamat.
(antara/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·