Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol Anwar memberi pengarahan mengenai penyelenggaraan seleksi penerimaan terpadu calon taruna/taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 di Jakarta, Minggu (7/6).
Anwar menegaskan bahwa seleksi penerimaan menganut prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis nan disingkat BETAH.
"Hal nan selalu saya sampaikan dan saya ulangi kembali, rekrutmen ini menggunakan prinsip BETAH, ialah bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Semua peserta mempunyai kesempatan nan sama," kata Anwar lewat keterangannya.
Dalam kesempatan itu, Anwar juga menegaskan bahwa penerimaan Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya dilakukan melalui jalur reguler nasional.
"Tidak ada nan namanya kuota khusus, jalur prestasi, jalur titipan, perlakuan spesial alias pun kuota tambahan. Kelima perihal tersebut saya sampaikan tidak ada," ucap Anwar.
Pihaknya juga meminta seluruh Karo SDM Polda jejeran dan jejeran Humas Polri untuk menggaungkan serta mempublikasikan secara masif kepada masyarakat mengenai prinsip-prinsip rekrutmen Akpol 2026. Hal ini diperlukan agar tidak muncul info nan menyesatkan mengenai adanya jalur unik alias kuota tertentu.
"Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya melalui satu jalur ialah jalur reguler nasional. Tidak ada jalur lain alias kuota lainnya seperti kuota khusus, kuota Mabes, maupun kuota tambahan lainnya," tegasnya lagi.
Irjen Pol Anwar menilai pola rekrutmen nan diterapkan Polri saat ini telah sesuai dengan angan masyarakat dan beragam lembaga pengawas, seperti Kompolnas, Ombudsman, golongan LSM, serta Tim KPRB nan selama ini turut melakukan monitoring terhadap penyelenggaraan rekrutmen personil Polri.
Seleksi Akpol telah memasuki pemeriksaan kesehatan tahap II (Rikkes II) nan dilaksanakan pada 5 hingga 6 Juni 2026. Dari hasil sidang kelulusan menuju Rikkes II, sebanyak 513 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan seleksi, terdiri dari 468 peserta laki-laki dan 45 peserta wanita alias setara dengan 1,3 kali kuota seleksi tingkat pusat.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·