Viral Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang, Polisi: Dipicu Salah Paham di Tebet

Sedang Trending 5 jam yang lalu
 Dipicu Salah Paham di Tebet Ilustrasi.(Magnific)

POLSEK Metro Tanah Abang mengungkap kebenaran di kembali video viral nan memperlihatkan satu mobil Toyota Fortuner hitam diamuk massa hingga rusak parah di area Tanah Abang, Jakarta Pusat. Insiden tersebut dipastikan bukan dipicu oleh tindakan tabrak lari, melainkan kesalahpahaman di jalan raya.

Kapolsek Metro Tanah Abang, Ajun Komisaris Besar Dhimas Prasetyo, menjelaskan peristiwa pengerusakan itu terjadi pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Mobil bernomor polisi B 888 HV tersebut menjadi sasaran kemarahan penduduk di Jalan KH Mas Mansyur, tepatnya di putaran Bata, Kelurahan Kebon Kacang.

"Berdasarkan hasil pendalaman, keributan ini sebenarnya berasal dari perselisihan antara pengemudi Fortuner dengan pengendara sepeda motor di wilayah Tebet, Jakarta Selatan," ujar Dhimas dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).

Kronologi Perselisihan

Dhimas memaparkan, tindakan kejar-kejaran bermulai saat pengemudi Fortuner membunyikan klakson berulang kali di area Tebet lantaran merasa jalannya dihalangi oleh sepeda motor. Pengemudi mobil tersebut kemudian memepet dan memaki pengendara motor.

Dua pengendara motor lain nan melintas mencoba menegur tindakan pengemudi Fortuner tersebut. Namun, teguran itu justru dibalas dengan makian hingga terjadi cekcok mulut sembari berkendara. Berdasarkan pengakuan pengemudi mobil, salah satu pengendara motor sempat sengaja menabrakkan kendaraannya ke badan mobil sebelum akhirnya berteriak, "Tabrak lari."

"Provokasi teriakan 'tabrak lari' tersebut memicu massa di sepanjang rute jalan untuk ikut mengejar dan melakukan pengerusakan secara pemberontak terhadap mobil tersebut," jelas Dhimas.

Dampak Pengerusakan:

  • Kaca-kaca kendaraan pecah total.
  • Bodi mobil mengalami kerusakan parah.
  • Pengemudi mengalami luka di bagian kepala akibat amukan massa.

Pengemudi Bertindak tidak Kooperatif

Mobil akhirnya terhenti di area Kebon Kacang setelah terkepung massa. Beruntung, Bhabinkamtibmas Kebon Kacang Aiptu Suhartono nan berada di letak segera mengamankan pengemudi ke Mapolsek Metro Tanah Abang.

Namun, saat diinterogasi, pengemudi Fortuner menunjukkan gelagat aneh. "Pengendara bertindak tidak kooperatif, berbincang melantur, dan marah-marah tidak jelas. Ia juga menolak membikin laporan polisi, menolak divisum, maupun diobati luka kepalanya," ungkap Dhimas.

Pihak family nan menjemput pengemudi juga memutuskan untuk tidak melaporkan kasus pengerusakan ini. Kendaraan nan rusak langsung dibawa menggunakan mobil derek ke bengkel di wilayah Bantar Gebang, Bekasi.

Meski korban enggan melapor, Polsek Metro Tanah Abang menegaskan bakal tetap mengusut tindakan anarkisme jalanan ini. Polisi bakal berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Tebet untuk menyelidiki para pelaku pengerusakan serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi di letak kejadian. (I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia