Liputan6.com, Jakarta - Tim Bareskrim Polri memburu aktor utama dan pihak perekrut di kembali operasional markas judi online (judol) internasional nan digerebek di perkantoran Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat.
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya Triputra mengatakan interogator telah mengantongi info sponsor nan diduga mendatangkan 321 orang penduduk negara asing (WNA) operator gambling online tersebut.
"Terkait dengan sponsor, sampai saat ini sudah kita mendapatkan datanya, hanya kelak tinggal kita pengembangan untuk proses berikutnya," kata Wira dalam konvensi pers di lokasi, Sabtu (9/5/2026).
Menurut Wira, polisi sekarang tetap konsentrasi mendalami peran para pelaku judol nan telah diamankan, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pengendali utama di atas para operator.
"Bahwa sampai sekarang ini kita tetap konsentrasi untuk melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap para pelaku nan sementara ini kami tangkap. Namun tetap kita berkomitmen untuk melakukan pengembangan sampai dengan ke atasnya," ucap Wira.
Sejauh ini, kata dia, interogator baru menemukan pihak nan berkedudukan sebagai koordinator di masing-masing bagian pekerjaan judol nan dijalankan ratusan WNA.
"Yang sekarang ini ada hanya taraf sebagai koordinator daripada masing-masing jenis pekerjaan nan mereka alias peran daripada mereka para pelaku ini, terang Wira.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·