Jakarta - Polres Metro Tangerang Kota (Polrestro Tangkot) merilis keahlian Satuan Reserse Kriminal-nya dalam memerangi kejahatan jalanan selama sebulan belakangan. Sebanyak 52 kasus terungkap, dengan total 36 tersangka.
"Dari total 52 kasus nan sukses diungkap, terdiri dari 2 kasus curas, 3 kasus curat, 44 kasus curanmor, 2 kasus pencurian biasa dan 1 kasus pengeroyokan," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, dalam keterangannya pada Kamis (14/5/2026).
Kombes Jauhari mengatakan 36 tersangka nan diamankan berkedudukan sebagai pelaku utama, joki hingga penadah hasil kejahatan. Ia menuturkan sejumlah peralatan bukti juga telah diamankan di antaranya empat unit kendaraan roda empat, 26 unit kendaraan roda dua, senjata api rakitan, senjata tajam, puluhan kunci leter T, handphone, STNK hingga perangkat kejut listrik.
Jauhari menuturkan terdapat lima kasus menonjol nan sukses diungkap ialah golongan curanmor bersenjata api di wilayah Jatiuwung, sindikat ganjal ATM di Ciledug, pelaku curas bersenjata tajam di Karang Tengah. Lalu, komplotan pecah kaca mobil lintas wilayah Cipondoh dan Serpong dan kasus pengeroyokan nan melibatkan dua penduduk negara asing di Tol Jakarta-Tangerang.
"Dalam kasus curanmor bersenjata api, petugas sukses mengamankan empat tersangka beserta peralatan bukti berupa senpi rakitan komplit dengan amunisi. Dua pelaku diketahui terlibat tindakan curanmor di puluhan TKP di wilayah Bandar Lampung," ujarnya.
Dalam pengungkapan kasus ganjal ATM, sebanyak empat pelaku ditangkap saat hendak menjalankan aksinya. Para tersangka tersebut menggunakan plastik mika untuk mengganjal kartu ATM korban sebelum mengambil alih kartu dan PIN milik korban.
Jauhari mengatakan pihaknya bakal terus meningkatkan patroli dan penindakan terhadap beragam corak kriminalitas jalanan. Hal itu dilakukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dan kondusif di wilayah norma Polres Metro Tangerang Kota.
"Kami berkomitmen memberantas segala corak kejahatan jalanan demi memberikan rasa kondusif kepada masyarakat," ujarnya.
(mib/aud)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·