Polres Bogor Kerahkan K-9 Lacak Anjing Pemburu yang Lepas di Jasinga

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta -

Polres Bogor bekerjasama dengan Ditpolsatwa Mabes Polri menerjunkan tim anjing pencari alias K9 untuk memburu belasan anjing pemburu babi nan lepas dari pawangnya, saat kejadian bocah tewas digigit di Jasinga, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Perburuan dilakukan untuk meredam keresahan dan memastikan keamanan warga.

"Kami sangat memahami kekhawatiran masyarakat Jasinga saat ini. Oleh lantaran itu, untuk meredam keresahan warga, kami telah berkoordinasi dengan Mabes Polri dan hari ini meluncurkan tim campuran dari Ditpolsatwa Baharkam Polri berbareng 2 ekor K9, Polres Bogor, dan Polsek Jasinga," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, Kamis (11/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wikha mengatakan, total ada 12 ekor anjing pemburu dinyatakan lepas dari pawangnya saat kejadian bocah tewas digigit anjing pemburu. Sampai saat ini, ada 4 ekor nan sukses diamankan dan sisanya tetap dalam perburuan.

"Berdasarkan laporan dari penduduk setempat, terdeteksi ada sekitar 12 ekor anjing pemburu nan lepas. Hingga saat ini, tim campuran telah sukses menangkap 4 ekor, dan diperkirakan tetap ada sekitar 6 ekor anjing lagi nan sedang dalam proses pengejaran di dalam radius penyisiran," kata Wikha.

"Penegakan norma melalui penetapan tersangka oleh Unit PPA sudah berjalan, dan pengamanan total di lapangan dengan menerjunkan K9 juga sedang intensif dilakukan. Kami pastikan Polri datang secara menyeluruh, baik untuk keadilan korban maupun keamanan psikologis penduduk Jasinga," imbuhnya.

Wikha menyebut, operasi penyisiran dan patroli intensif ini difokuskan di area Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Tim campuran nan diturunkan terdiri dari 1 regu Ditpolsatwa Baharkam Mabes Polri sebanyak 10 personel, berkekuatan 2 ekor anjing pencari (K9) spesialis, didukung 1 regu personel Polres Bogor, serta 6 personel dari Polsek Jasinga.

"Fokus kami saat ini adalah menyisir Desa Sipak untuk mengamankan sisa anjing pemburu nan lepas. Begitu tertangkap, anjing-anjing tersebut langsung kami pemindahan ke Ditsatwa Mabes Polri agar lingkungan penduduk kembali aman," ujar Wikha.

Sebelumnya, bocah laki-laki berumur 9 tahun tewas digigit anjing pemburu babi ketika sedang memancing di Jasinga, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (7/6) siang. Dalam proses penyelidikan, Polres Bogor sempat mengamankan 57 saksi dan pemburu babi untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan bukti-bukti, pemilik anjing nan menyerang dan menggigit korban hingga tewas ditetapkan tersangka.

Kasatres PPA/PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri pada Rabu (10/6/2026) menyampaikan empat ekor anjing pemburu nan menyerang bocah 9 tahun di Kecamatan Jasinga, Bogor, Jawa Barat (Jabar) dilaporkan meninggal berbarengan di dalam mobil. Diduga keempatnya meninggal lantaran tidak ada oksigen.

"Infonya lantaran disimpan di dalam mobil, terus diikat, mobilnya tertutup, sehingga tidak ada oksigen di dalamnya. Iya (ada empat anjing nan mati)," kata Silfi.

Anjing tersebut dimasukkan ke dalam mobil setelah menyerang korban. Diduga anjing meninggal berbarengan lantaran kehabisan oksigen di dalam mobil.

"Untuk kondisi anjing, jadi pada saat anjing-anjing itu menerkam korban itu diamankan, lampau dimasukkan ke dalam mobil. Saat anjing di dalam mobil tersebut, mungkin mobil tidak dinyalakan, sehingga menyebabkan kematian pada anjing tersebut," kata Silfi.

(dek/dek)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News