Polisi Ungkap Pelajar Korban Penyiraman Air Keras di Bogor Berjumlah 3 Orang

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Polisi tetap melakukan penyelidikan kasus pelajar disiram air keras di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Polisi mengungkap jumlah korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal itu berjumlah tiga orang.

"Jadi ini korbannya ada tiga, nan dua tetap di rumah sakit menjalani operasi, nan dua (korban) tetap dirawat. Kalau nan satu luka bakar juga sekitaran muka, hanya dia tidak dirawat di rumah sakit, tetap bisa beraktivitas," kata Kasat PPA/PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri, kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).

Silfi menyebut dua korban di antaranya tetap kudu menjalani tahapan operasi untuk mengobati lukanya. Menurutnya, seluruh korban berasal dari satu sekolah nan sama.

"Kalau dari master sendiri sih belum menyatakan berapa persennya (luka bakar) ya. Karena kami sendiri meminta hasil visum sampai saat ini belum bisa dikeluarkan, lantaran memang tetap dalam proses tahapan penyembuhan. Masih beberapa kali operasi lagi katanya, infonya," ucap Silfi.

Kronologis Pelajar Disiram Air Keras

Diberitakan sebelumnya, polisi menjelaskan kronologi penyiraman air keras terhadap dua pelajar SMA di Parungpanjang, Bogor, Jawa Barat. Peristiwa itu terjadi saat kedua korban dalam perjalanan pulang ke rumah.

"Nah tapi jika dari keterangan pelapor selaku kakak kandung salah satu korban kemarin nan melaporkan, jika dari jenis kakaknya adalah dua anak ini pulang sekolah terus nongkrong dulu," kata Kasatres PPA & PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri, Rabu (22/4/2026).

Peristiwa itu terjadi pada Senin (20/4) malam. Kedua korban hendak pulang seusai nongkrong, lampau disiram air keras oleh orang tidak dikenal.

"Korban belum bisa diperiksa tetap dalam proses pemulihan di rumah sakit, kita fokusnya pemulihan korban dulu," bebernya.

(sol/fas)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News