Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang anak wanita penduduk negara Australia tewas setelah terkena tembakan polisi saat berada di Pakistan. Pemerintah Australia mendesak dilakukannya penyelidikan atas kejadian tersebut,
Peristiwa itu terjadi di Provinsi Punjab, Pakistan, pada 10 Juni 2026. Saat itu, polisi tengah merespons laporan perampokan dan terlibat baku tembak dengan para pelaku nan diketahui menodongkan senjata kepada penumpang sebuah mobil keluarga.
Kepolisian Punjab menjelaskan, di tengah situasi nan kacau, seorang petugas salah menilai kondisi di lapangan. Polisi mengira para pelaku perampokan sedang berupaya melarikan diri menggunakan kendaraan milik korban.
"Dalam kekacauan nan terjadi setelahnya, petugas nan terlibat keliru menilai bahwa para tersangka sedang berupaya melarikan diri menggunakan kendaraan korban dan kemudian melepaskan tembakan," kata Departemen Pengendalian Kejahatan Kepolisian Punjab, dikutip dari CNA, Selasa (16/6/2026).
Akibat keputusan nan dinilai keliru tersebut, seorang anak wanita berjulukan Hania meninggal dunia. Polisi menyebut korban berumur 10 tahun.
"Keputusan nan keliru ini mengakibatkan kematian tragis Hania nan berumur 10 tahun serta menyebabkan ayah dan kerabat laki-lakinya mengalami luka-luka," lanjut pernyataan tersebut.
Pihak kepolisian mengatakan ayah korban telah mengusulkan laporan pidana mengenai kejadian tersebut. Polisi juga telah menangkap petugas nan melepaskan tembakan dan membawanya ke pengadilan sebelum akhirnya ditahan untuk proses norma lebih lanjut.
Media Australia melaporkan family korban berasal dari Kota Perth dan sedang mengunjungi kerabat mereka di Pakistan saat kejadian itu terjadi.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan pemerintahnya mengharapkan proses penyelidikan nan terbuka dan transparan atas kasus tersebut. Albanese menyebut korban berumur sembilan tahun.
Pemerintah Australia mengharapkan adanya transparansi dan penyelidikan nan layak terhadap keadaan nan terjadi dalam kasus ini.
Ia menambahkan, peristiwa tersebut tidak hanya merenggut nyawa seorang anak perempuan, tetapi juga menyebabkan personil family lainnya terluka.
"Pemahaman saya, bukan hanya seorang anak wanita nan kehilangan nyawanya, tetapi ada personil family lainnya nan juga terluka dalam keadaan nan memang sangat memprihatinkan," katanya.
Kementerian Luar Negeri Australia menyatakan tengah memberikan support kepada family korban nan merupakan penduduk negara Australia. Selain korban nan meninggal dunia, dua personil keluarganya juga mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.
Sementara itu, Kepolisian Punjab menegaskan pihaknya sedang melakukan penyelidikan menyeluruh dan independen untuk memastikan keadilan ditegakkan.
"Kami melakukan penyelidikan nan menyeluruh dan tidak memihak untuk memastikan keadilan ditegakkan," kata Kepolisian Punjab.
Polisi juga menyampaikan duka mendalam atas tragedi tersebut. Mereka menegaskan tidak ada argumen nan dapat membenarkan pelanggaran terhadap prosedur.
"Kami sangat bersungkawa atas tragedi ini. Meskipun personel kami bekerja di lingkungan nan berisiko tinggi, tidak ada pembenaran untuk menyimpang dari protokol nan telah ditetapkan," pungkasnya.
(fab/fab)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·