Polisi Tangkap Terduga Pelaku Begal Payudara Siswi di Bekasi

Sedang Trending 18 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota berbareng Unit Reskrim Polsek Bekasi Selatan sukses menangkap seorang laki-laki berinisial DF (42) nan diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang siswi di area Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (14/10) bermulai saat korban sedang melangkah kaki. Terduga pelaku nan mengendarai sepeda motor kemudian mendekati korban dan diduga menyentuh bagian dadanya sebelum meninggalkan lokasi.

Aksi pemalak tetek itu turut terekam kamera CCTV nan ada di sekitar letak kejadian dan viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Verdika Bagus Prasetya mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah mendapat laporan dan sukses menangkap terduga pelaku.

"Selanjutnya, nan berkepentingan telah diserahkan kepada Satres PPA dan PPO untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami mengedepankan ketelitian dalam pembuktian agar seluruh rangkaian peristiwa dapat diungkap secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum," kata Verdika dalam keterangannya, Jumat (16/10).

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Putu Kholis Aryana menegaskan penegakan norma terhadap kekerasan seksual kudu disertai perhatian terhadap keselamatan, martabat, dan hak-hak korban.

"Peristiwa seperti ini tidak boleh dianggap sepele lantaran dapat menimbulkan akibat psikologis bagi korban. Kehadiran Kepolisian bukan hanya untuk mengungkap dan memproses dugaan tindak pidana, tetapi juga memastikan korban memperoleh rasa kondusif dan tidak mengalami tekanan selama proses norma berlangsung," kata Putu.

Putu mengimbau kepada masyarakat untuk berani melapor ke pihak berkuasa jika menjadi korban alias mengetahui ada kejadian serupa.

"Kami membujuk masyarakat untuk berani melapor andaikan mengalami alias mengetahui tindakan serupa, serta bersama-sama menjaga kerahasiaan identitas korban," ujarnya.

(dis/sur)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional
↑