Aksi heroik juri parkir (jukir) wanita di Brebes, Jawa Tengah, Kusmiyanti (65) nan menggagalkan tindakan pencurian dengan modus pecah kaca mendapat respons positif dari kepolisian.
Kasi Humas Polres Brebes Iptu Indra Prasetyo mengatakan, pihaknya bakal memberikan penghargaan bagi atas keberanian Kusmiyanti menggagalkan percobaan pencurian itu.
"Rencana kelak bakal diberikan reward (penghargaan). Ini sedang dibahas," ujar Indra kepada kumparan, Rabu (17/6).
Ia menjelaskan, saat ini Satreskrim Polres Brebes berbareng Polsek Brebes tetap terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.
"Kami optimistis identitas pelaku dapat segera diungkap melalui keterangan saksi, hasil olah TKP, serta rekaman CCTV nan telah diamankan dari sekitar letak kejadian," ucapnya.
Berkaca dari peristiwa ini, polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melakukan transaksi perbankan, khususnya dalam jumlah besar.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan duit maupun peralatan berbobot di dalam kendaraan tanpa pengawasan. Apabila membawa duit dalam jumlah besar, masyarakat dapat memanfaatkan jasa pengawalan kepolisian nan tersedia secara cuma-cuma untuk memberikan rasa kondusif dan mencegah terjadinya tindak kriminal," katanya.
Selain itu, dia mengimbau masyarakat nan mempunyai info mengenai peristiwa tersebut untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat nan telah menunjukkan kepedulian dan keberanian dengan membantu menggagalkan tindakan pelaku. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat krusial dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan," kata Indra.
Uang Rp 3,6 Miliar Gagal Digondol Maling
Sebelumnya, Kepala Unit Tindak Pidana Umum Satreskrim Polres Brebes Ipda Arenas Bayu Setyadi mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Senin (15/6) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban merupakan seorang pengusaha asal Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, berjulukan Kliwon Alwawan. Kliwon baru saja mengambil duit sebesar Rp 3,6 miliar di salah satu bank swasta di Jalan Ahmad Yani.
Uang tersebut kemudian diletakkan di jok tengah mobil Pajero nan dibawanya.
Korban awalnya beriktikad langsung pulang ke rumah. Namun, lantaran merasa sedang diawasi dan dibuntuti, dia mengurungkan niat tersebut.
"Jadi korban ini merasa ada orang nan membuntuti mobilnya. Lalu mampir ke Bank BTN, masuk ke dalam, mobilnya diparkir di luar. Uangnya ditinggal di dalam mobil," kata Arenas.
Tak lama kemudian, terdengar bunyi orang berteriak di depan bank tersebut nan rupanya bunyi Kusmiyanti. Teriakan Kusmiyanti membikin perampok itu kabur.
Korban langsung keluar dan mengecek kendaraannya nan rupanya kacanya sudah pecah.
"Jadi kaca mobil bagian tengah sebelah kanan sudah pecah. Saat itu duit nan dibungkus plastik sudah tercecer dan plastiknya sudah robek. Tapi setelah dicek duit tetap utuh," ungkap Arenas.
Kasus ini sudah dilaporkan korban ke Polres Brebes.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·