Polisi Selidiki Kematian Mahasiswi Unhas di Area Parkir Kampus

Sedang Trending 59 menit yang lalu

Polisi selidiki kasus kematian mahasiswi Unhas di Gowa.

, GOWA, – Polres Gowa saat ini tengah menyelidiki kasus kematian seorang mahasiswi semester akhir berinisial PJT dari Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas). Mahasiswi tersebut ditemukan tak bernyawa di area parkir kampus pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 20.00 WITA.

"Kami tetap melakukan langkah-langkah penyelidikan dan tetap mencari fakta-fakta mengenai kematian nan bersangkutan," ujar Ipda Andi Muhammad Alfian, Kepala Unit Resmob Polres Gowa, pada Selasa.

Korban ditemukan oleh satpam kampus dan rekannya dalam posisi telungkup di laman parkir Kampus Teknik Unhas di Jalan Malino, Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Penemuan ini kemudian dilaporkan ke Polsek Bontomarannu dan diteruskan ke Polres Gowa.

Langkah-langkah Penyidikan

Petugas nan tiba di letak segera melakukan pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Mereka juga mencari bukti-bukti petunjuk nan dapat mengungkap penyebab kematian korban. Di TKP ditemukan barang-barang milik korban seperti sepeda motor, kacamata, dan barang tumpul. Di rooftop gedung, ditemukan tas korban nan berisi laptop, sepatu, ponsel, identitas, serta peralatan berbobot lainnya.

Berdasarkan keterangan dari beberapa rekan dan keluarga, usai ditemukan, korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat dan dinyatakan meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Spekulasi dan Langkah Selanjutnya

Terkait dugaan bahwa korban mengakhiri hidupnya dengan langkah melompat dari atas gedung Kampus Teknik Unhas, alias adanya dugaan tindak pidana penganiayaan nan mengarah pada pembunuhan, pihak kepolisian belum dapat memvalidasi perihal tersebut.

"Jelasnya, kami tidak bisa menyimpulkan korban melompat alias bagaimana, lantaran saat ini tetap dilakukan penyelidikan dan pendalaman. Kami juga belum mengetahui hasilnya luka seperti apa. Kami tetap menunggu hasil visum dari tim forensik," tambah Alfian.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional