Kapolsek Pasar Minggu Komisaris Theodorus Echeal memberikan keterangan kepada wartawan di Polsek Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (3/9/2026).(Antara)
KEPOLISIAN Sektor (Polsek) Pasar Minggu tengah mendalami dugaan praktik lowongan kerja (loker) "bodong" alias tiruan nan beraksi di area Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dugaan penipuan ini mencuat setelah sejumlah calon pekerja mengaku mengalami kerugian materiil hingga jutaan rupiah.
Kapolsek Pasar Minggu, Komisaris Theodorus Echeal, menyatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mengumpulkan bukti-bukti mengenai legalitas perusahaan tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan apakah entitas nan berkepentingan mempunyai izin resmi alias merupakan perusahaan fiktif.
"Kami tetap mengumpulkan bukti-bukti terbaru, apakah itu perusahaan berizin ataupun tidak, kami tetap mengumpulkan bukti-bukti lainnya," ujar Theodorus kepada wartawan di Jakarta, Kamis (3/9).
Berdasarkan keterangan awal nan dihimpun kepolisian, para calon korban mengalami kerugian dengan nominal nan bervariasi. Modus nan digunakan diduga melibatkan permintaan duit agunan alias tanda jadi kepada para pelamar kerja.
| Kerugian Tertinggi | Rp1.900.000 |
| Kerugian Menengah | Rp1.800.000 |
| Uang Jaminan/Tanda Jadi | Rp50.000 |
Theodorus menjelaskan bahwa polisi telah mendatangi letak perusahaan dan membawa empat orang calon korban untuk dimintai keterangan awal. Meski belum ada laporan polisi (LP) secara resmi dari para korban, pihak kepolisian telah menerbitkan laporan info awal untuk menampung seluruh keterangan nan ada.
Imbauan Kepolisian
Terkait modus operandi, polisi tetap menyelidiki apakah perusahaan tersebut betul-betul menyalurkan tenaga kerja alias sekadar melakukan penipuan. Kasus ini sendiri sempat viral di media sosial melalui unggahan video nan memperlihatkan sejumlah penduduk memprotes perusahaan tersebut lantaran merasa tertipu.
Menyikapi kejadian ini, Kompol Theodorus mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah tergiur oleh tawaran pekerjaan nan mensyaratkan pembayaran di muka.
Pesan Kapolsek: "Janganlah pernah percaya terhadap rayu rayu nan menjanjikan suatu pekerjaan dengan mengeluarkan duit sebagai tanda jadi."
Polsek Pasar Minggu sekarang membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat nan merasa menjadi korban dari praktik serupa untuk segera memberikan keterangan guna memperkuat proses penyelidikan lebih lanjut. (Ant/I-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·