Jakarta, CNN Indonesia --
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan baru nan mencatut nama lembaga kepolisian dengan dalih melakukan proses pemeriksaan alias penyelidikan secara daring (online) melalui aplikasi pertemuan daring.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa pihak nan menghubungi penduduk dengan mengaku sebagai personil kepolisian tersebut dipastikan merupakan pelaku penipuan.
"Kepolisian tidak melakukan proses penyelidikan, penangkapan, maupun penggeledahan melalui Google Meet, terlebih dengan meminta korban memindai kode QR alias memberikan info perbankan," kata Budi dalam keterangan di Jakarta, Jumat (17/7) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi menjelaskan modus nan digunakan pelaku adalah dengan menakut-nakuti alias mengarahkan korban secara virtual, kemudian meminta mereka memindai kode QR tertentu hingga menyerahkan info perbankan pribadi.
Oleh lantaran itu, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mengikuti segala corak pengarahan dari pelaku.
Warga juga diingatkan untuk menjaga kerahasiaan info pribadi demi menghindari kerugian materiil.
"Masyarakat diimbau tidak mengikuti pengarahan pelaku serta tidak memberikan info pribadi, kode OTP, PIN, maupun melakukan transfer uang," ujarnya.
Lebih lanjut, Polda Metro Jaya meminta masyarakat untuk segera mengambil tindakan norma jika menemukan alias menjadi korban dari modus penipuan tersebut.
"Bagi masyarakat nan merasa menjadi korban, diharapkan segera melapor ke instansi kepolisian terdekat alias menghubungi jasa resmi Call Center Kepolisian 110 agar laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas," katanya.
Sebelumnya, beredar sebuah unggahan di media sosial Threads yang menyebut bahwa Polda Metro Jaya bakal melakukan penyergapan rumah lantaran terdapat peralatan bukti narkoba. Penyidikan tersebut disampaikan lewat video call alias pertemuan daring menggunakan aplikasi google meet.
Dalam unggahan tangkapan layar terlihat terduga penipu memakai seragam polisi, dan latar belakang logo instansi polisi. Selain itu diunggah juga tangkapan layar arsip surat dengan kop kepolisian nan digunakan terduga pelaku untuk meyakinkan korban.
(antara/kid)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·