Jakarta, CNN Indonesia --
Ditlantas Polda Metro Jaya mengimbau para pengendara untuk menghindari area Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat lantaran ada potensi kemacetan selama aksi demo oleh sejumlah komponen mahasiswa, Jumat (12/6).
"Diinformasikan mengenai potensi kepadatan arus lampau lintas di letak area Bundaran HI, Jakarta Pusat," demikian tertulis dalam unggahan di akun X @TMCPoldaMetro.
Tak hanya di Bundaran HI, potensi kepadatan arus lampau lintas juga diperkirakan terjadi di sepanjang ruas Jalan Sudirman-Jalan MH Thamrin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya, kepolisian mengimbau bagi para pengendara untuk mencari jalan pengganti guna menghindari kemacetan.
"Bagi para pengendara, diimbau untuk menghindari ruas jalan di sekitar area ini alias mencari rute alternatif," ujarnya.
"Utamakan keselamatan dalam berkendara, selalu ikuti petunjuk serta pengarahan petugas di lapangan demi keamanan dan kelancaran kita bersama, serta patuhi patokan nan berlaku," lanjutnya.
Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari beberapa perguruan tinggi di Jabodetabek berencana turun ke jalan untuk menggelar tindakan unjuk rasa pada Jumat hari ini.
Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan memastikan seluruh BEM fakultas kampusnya bakal turun dalam tindakan besok. Sementara, beberapa BEM lain nan bakal berasosiasi mulai dari BEM IPB, Pancasila, hingga BEM Universitas Gunadharma.
Ada lima tuntutan nan dibawa dalam tindakan hari ini. Pertama, meminta pemerintah menghentikan pemborosan APBN. Kedua, turunkan nilai kebutuhan pokok dan BBM.
Ketiga, hentikan program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Keempat, hentikan militerisme sipil, dan kelima, menuntut Presiden Prabowo Subianto berakhir mengelak dan mengakui kesalahan pemerintah.
Terkait tindakan demo ini, Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 4.151 personel campuran untuk pengamanan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan aktivitas melangkah aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
"Polda Metro Jaya menghormati kewenangan penduduk negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar aktivitas melangkah aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya," kata Budi dalam keterangannya, Jumat.
(dis/gil)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·