Dari sembilan orang nan diamankan, dua di antaranya ialah AR (37) dan AG (42), penduduk Jalan Mangkubumi, diduga berkedudukan sebagai pengedar sabu. Polisi menemukan empat paket sabu siap edar dari AR dan tiga paket lainnya dari AG.
Sementara tujuh orang lainnya diduga sebagai pengguna. Mereka diketahui sebagian berprofesi sebagai ahli parkir dan pekerja harian lepas.
"Untuk tujuh orang kami penemuan sebagai pengguna. Mereka ini umumnya berprofesi sebagai ahli parkir dan beberapa berprofesi sebagai pekerja harian lepas," ujarnya, dikutip dari Antara.
Selain tujuh paket sabu, polisi turut mengamankan puluhan perangkat hisap, puluhan plastik klip, sejumlah uang, serta sebilah kapak nan diduga disiapkan untuk menyerang petugas.
Setelah penggerebekan, polisi membongkar sejumlah tempat nan diduga digunakan untuk transaksi dan mengonsumsi narkoba. Tempat duduk, meja, hingga triplek nan digunakan sebagai penutup lapak narkoba turut dibakar dan dihancurkan.
Rafli memastikan area tersebut bakal terus menjadi perhatian polisi. Pengawasan dan penyergapan bakal kembali dilakukan andaikan ditemukan aktivitas peredaran maupun penyalahgunaan narkotika.
22 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·