Polisi Bantah Pelaku Penganiayaan Caddy Golf Tangerang adalah Pejabat

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Polisi Bantah Pelaku Penganiayaan Caddy Golf Tangerang adalah Pejabat Polres Metro Tangerang Kota meluruskan rumor pelaku penganiayaan caddy golf di Modern Golf adalah pejabat.(Dok. Antara)

POLRES Metro Tangerang Kota meluruskan info nan beredar di media sosial mengenai status FP (38), tersangka penganiayaan terhadap seorang caddy golf di area Modern Golf, Tangerang. Polisi menegaskan bahwa pelaku bukan merupakan pejabat publik alias personil majelis sebagaimana rumor nan berkembang.

Kanit Jatanras Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKP Suwito, mengungkapkan bahwa berasas hasil penyelidikan, FP berprofesi sebagai wirausaha jual-beli mobil bekas. Kepastian ini didapat setelah interogator melakukan kroscek langsung ke lingkungan tempat tinggal tersangka di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung.

"Sempat ada info awal jika pelaku adalah pejabat publik alias personil dewan, makanya kasus ini langsung menjadi atensi pimpinan. Namun setelah ditemukan, rupanya dia wiraswasta," ujar Suwito, Sabtu (27/6).

Menurut keterangan ketua RT setempat, FP sehari-hari bekerja mencari unit kendaraan di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk kemudian dijual kembali di wilayah Sumatra. Saat ditangkap pada Jumat (26/6) pagi, polisi hanya menemukan dua unit mobil di kediamannya nan tergolong sederhana.

Suwito menduga rumor mengenai status pejabat muncul lantaran perilaku tersangka nan kerap melontarkan klaim sepihak saat berada di lapangan golf. "Mungkin waktu main golf dia sombong, suka cerita ke orang-orang jika dia posisinya begini begitu, jadi orang menyangkanya dia orang penting," tambahnya.

Sebelumnya, FP ditangkap tim Opsnal Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota di tempat pelariannya di Bandar Lampung. Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, mengonfirmasi bahwa tersangka saat ini tengah menjalani proses investigasi lebih lanjut atas tindakan kekerasan nan sempat viral di media sosial tersebut.

Peristiwa penganiayaan itu sendiri terjadi pada Selasa (23/6) malam di area Modern Golf. Kasihumas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heriestiawan, menyebut motif kekerasan dipicu oleh masalah individual dan kecemburuan setelah tersangka melontarkan kalimat berkawan kepada seorang marshall, nan kemudian memicu adu mulut dengan korban. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia