Polisi Bantah Mobil Patroli Tabrak Warga saat Bubarkan Tawuran di Tebet

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta -

Video mobil patroli polisi dikerubungi sejumlah orang di Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel), beredar di media sosial (medsos). Polisi membantah info nan menyebut mobil patroli tersebut menabrak penduduk saat petugas membubarkan tawuran.

Kapolsek Tebet AKP Iwan Gunawan mengatakan narasi tersebut tidak betul namalain hoax. Dia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (13/4) di Jalan Bukit Duri Selatan, Tebet, saat petugas kepolisian membubarkan tawuran.

"Kami meluruskan bahwa kejadian tersebut merupakan tawuran antarwarga nan terjadi pada Senin malam (13/4) di Jalan Bukit Duri Selatan," ujar Iwan saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iwan mengatakan personil Polsek Tebet nan berada di sekitar letak segera datang dan sukses membubarkan tawuran dalam waktu singkat alias sekitar 5 menit.

Dia menegaskan, narasi mobil patroli menabrak penduduk tidak benar. Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga terkena lemparan batu saat terjadi tawuran, lampau terjatuh di dekat mobil patroli sehingga menimbulkan kesalahpahaman.

"Terkait info nan menyebut adanya mobil polisi menabrak warga, perihal tersebut tidak benar. Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, korban diduga terkena lemparan batu saat tawuran kemudian terjatuh di dekat kendaraan patroli. Sehingga menimbulkan kesalahpahaman dari masyarakat," jelasnya.

Pihak nan terprovokasi berita hoax itu lampau meluapkan emosi hingga menyebabkan kerusakan pada mobil patroli. Korban nan terkena lemparan batu imbas tawuran dibawa ke Rumah Sakit (RS) Tebet guna diberikan penanganan medis.

"Akibat situasi tersebut, sempat terjadi pelemparan terhadap kendaraan dinas hingga mengalami kerusakan. Korban sendiri telah dibawa ke RS Tebet untuk mendapatkan penanganan medis," ungkapnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi info nan belum terverifikasi. Polisi membujuk semua pihak untuk berbareng menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh info nan belum terverifikasi dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dan kondusif," tutupnya.

(dvp/jbr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News