Polres Metro Jakarta Selatan mengambil sampel DNA dari tiga ruangan di sebuah yayasan di Jakarta Selatan saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan mengenai penemuan 995 senjata, narkotika, hingga VCD porno, Senin (10/8).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Unit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Alpino De Tech, mengatakan pengambilan sampel DNA dilakukan berbareng Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.
“DNA dari 3 ruangan sudah diambil sampelnya semua,” jelas Alpino saat ditemui awak media.
Menurut Alpino, sampel DNA tersebut diambil untuk mengetahui siapa saja nan pernah masuk alias terkontaminasi di tiga ruangan tersebut.
“Tujuannya untuk mengecek siapa saja nan masuk alias nan pernah kontaminasi di dalam 3 ruangan tersebut,” terang dia.
Dia menjelaskan, ada tiga ruangan nan diperiksa ialah ruangan eks ketua pengurus yayasan, ruangan sekretaris, serta ruangan sarana-prasarana yayasan.
Dalam olah TKP lanjutan itu, tim kepolisian juga melakukan pemeriksaan mengenai barang-barang nan berangkaian dengan senjata di tiga ruangan tersebut.
Dari pemeriksaan tersebut, polisi menemukan total 30 item nan berangkaian dengan senjata, senjata angin, amunisi, dan spare part senjata.
“Totalnya ada 30 item nan telah ditemukan Puslabfor nan berangkaian dengan senjata, senjata angin, amunisi dan, spare part-nya,” papar Alpino.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·