Siswa SMPN 11 Tambun Selatan diserang sesama pelajar saat bakal berangkat sekolah. Polisi tengah menyelidiki penyerangan tersebut.
Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (17/4/2026) siang. Segerombolan siswa SMP dari sekolah berbeda melancarkan serangan dengan membawa senjata tajam di wilayah Tambun Selatan, Bekasi.
Setelah melancarkan serangan, mereka melarikan diri. Namun satu orang dari rombongan pelajar tersebut terjatuh dari motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang berkepentingan pun langsung diamankan warga. Siswa kelas IX berinisial I itu mengaku hanya sebagai joki alias pembawa motor.
Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti menyebut siswa nan ditangkap itu saat ini tetap berstatus sebagai saksi. Ia juga menyebut pihaknya tetap menyelidiki penyerangan tersebut.
"Kasusnya tetap dalam penyelidikan, lantaran tadi nan diamankan tetap status saksi," ujar Kompol Wuryanti saat dimintai konfirmasi detikcom.
Lebih lanjut Kapolsek membuka kemungkinan bakal menjemput para pelaku nan melarikan diri setelah melakukan penyerangan.
"Petugas saat ini tetap konsentrasi mengumpulkan bukti dan saksi di lapangan. Mohon doanya agar kita bisa segera selesaikan," tutup Wuryati.
Kasus tersebut bukan sekali terjadi di area ini, seorang penduduk berjulukan Candra menyebut pernah ada kasus tawuran nan melibatkan pelajar.
"Tawuran pelajar nan meresahkan di Puri Cendana sudah dua kali sama nan sekarang, sebelumnya melibatkan pelajar SMA bulan September tahun 2023," ujar Candra.
Perlu ketegasan dari abdi negara untuk menyelesaikan kasus kenakalan remaja tersebut, agar masyarakat dapat merasa kondusif dan menghindari jatuhnya korban jiwa.
(maa/maa)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·