Polisi Agendakan Pemeriksaan untuk Awkarin di Kasus Hanania Travel pada 29 Juni

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Momen Awkarin umrah berbareng family dan teman. Foto: Instagram/ @narinkovilda

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo mengatakan bahwa pihaknya menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap selebgram Karin Novilda alias Awkarin mengenai kasus penipuan umrah Hanania Travel.

Awkarin bakal diperiksa sebagai saksi di kasus Hanania Travel. Pemeriksaan terhadap Awkarin, menurut Andaru bakal dijadwalkan ulang pada Senin 29 Juni mendatang.

"Adapun Karin Novilda (KN), nan semula dijadwalkan pada hari Senin tanggal 15 Juni 2026, mengusulkan penundaan pemeriksaan menjadi hari Senin tanggal 29 Juni 2026," ujar Andaru Rahutomo saat dihubungi, Kamis (18/6).

Tak hanya Awkarin, polisi menurut Andaru juga menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap vokalis dari grup Guyon Waton, Faisal Bagus. Hanya saja, untuk Faisal, Andaru menyatakan pihaknya belum menentukan penjadwalan ulang berikutnya.

"Sementara itu, Faisal Bagus Ibrahim (FBI) Vokalis Guyon Waton nan semula dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada 15 Juni 2026 menunda pemeriksaan hingga akhir bulan, dengan tanggal nan tetap belum ditentukan," kata Andaru. ‎

Momen Awkarin umrah berbareng family dan teman. Foto: Instagram/ @narinkovilda

Sejumlah publik figur lain juga telah diperiksa dalam kasus ini. Di antaranya Keanu Angelo, Thariq Halilintar, Aaliyah Massaid, Anwar BAB, Paula Verhoeven, Praz Teguh, Roger Danuarta, Cut Meyriska, Dara Arafah, Sarah Gibson, dan Anisa Rahma.

Hingga saat ini, Polda Metro Jaya telah memeriksa total 140 saksi, di mana 122 orang di antaranya adalah jemaah nan menjadi korban. Total jemaah nan merugi mencapai 337 orang. Polisi pun tetap terus mengumpulkan kebenaran dan bukti norma sebelum menentukan status para saksi tersebut dalam gelar perkara mendatang.

Terkait kasus ini, Polda Metro Jaya menetapkan Direktur Utama PT Hasanah Tama Internasional alias Hanania Group berinisial ASFR sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan biaya jemaah umrah. Diduga, duit jemaah malah dipakai untuk bayar influencer.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan