Rohman Wibowo
, Jurnalis-Rabu, 05 Agustus 2026 |07:19 WIB

Polemik Proyek LRT City Mangkrak, Menteri Ara Colek Kepala BP BUMN (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan bakal berupaya mencari titik tengah atas persoalan proyek mangkrak LRT City nan telah merugikan banyak konsumen.
Kementerian PKP bakal menjembatani sengketa antara masyarakat dengan developer melalui koordinasi intensif berbareng lembaga negara mengenai dan pihak perusahaan.
Proyek LRT City sendiri telah lama menjadi sorotan publik akibat keterlambatan penyelesaian unit kediaman nan jauh dari agenda nan dijanjikan. Banyak konsumen nan mengeluhkan developer kandas menuntaskan pembangunan, apalagi sudah ada nan teken perjanjian pengikatan jual beli.
Maruarar menegaskan bahwa pihaknya tidak bakal berpangku tangan dan masyarakat menanggung kerugian sendirian akibat kegagalan pihak pengembang.
"Saya sudah sampaikan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kemudian saya juga sudah sampaikan ke BPKP, saya juga sudah sampaikan kepada Kepala BP BUMN Pak Dony Oskaria. Tentu kita mau mencari titik jumpa ya daripada masalah-masalah nan ada lantaran kita tidak bisa biarkan rakyat sendirian, negara kudu datang untuk masalah-masalah seperti itu," ujar Maruarar saat ditemui di instansi BPK, Selasa (4/8/2026) malam.
Sebagai langkah lanjutan, Kementerian PKP telah menginstruksikan PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), anak perusahaan PT Adhi Karya (Persero) Tbk, untuk segera memberikan penjelasan menyeluruh mengenai progres proyek LRT City.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·