Polda Metro Tekankan Pelayanan Aksi Humanis, Anggota Tak Dibekali Senpi

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Jakarta -

Polda Metro Jaya menggelar apel campuran mengenai pengamanan kunjungan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier ke Istana Negara. Apel tersebut juga menyikapi tindakan nan bakal dilakukan sejumlah mahasiswa di sejumlah titik kota Jakarta.

Apel dipimpin oleh Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Metro Jaya Kombes Pol Joko Sulistio. Dalam amanatnya dia meminta jejeran kepolisian untuk bertindak humanis kepada massa aksi.

"Yang pertama, laksanakan tugas secara humanis dan terukur. Jangan mudah terpancing emosi, hadapi dengan sabar, tenang dan proporsional. Dan ingat betul bahwa penegakan norma adalah langkah terakhir," kata Joko di lapangan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang kedua, tidak ada senjata api. Ulangi, tidak ada senjata api. Propam wajib memastikan dan memvideokan pemeriksaan perangkat alut (alat utama) alsus (alat khusus) seluruh personel sebelum bertugas," sambungnya.

Ia juga meminta jejeran memastikan jalur VIP dari Presiden Jerman steril dan terkendali. Joko meminta personel mengamankan lintasan di Halim, Sudirman, Gatot Subroto hingga Asia Afrika.

"Rekan-rekan, hari ini berbareng dengan tugas pelayanan unjuk rasa, Jakarta juga menerima kunjungan dari Presiden Jerman. Jalur lampau lintas, jalur lintasan melintas dari Halim, dari Halim, Sudirman, Gatot Subroto, Gerbang Pemuda, Asia Afrika hingga area TVRI," kata Joko.

"Maka dari itu, sepanjang jalur tersebut kudu dipastikan steril, kondusif dan terkendali. Tidak boleh ada massa tindakan nan meluas alias bergeser ke jalur lintasan VIP. Kawasan TVRI menjadi atensi unik lantaran bersenggolan langsung dengan titik rawan pergerakan massa," sambungnya.

Demo di DPR hingga Monas

Di kesempatan nan sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan pihaknya dengan Kodam Jaya menerjunkan 3.588 personel untuk mengamankan demonstrasi. Pihaknya menekankan kepentingan masyarakat lain jangan sampai dikorbankan.

"Selanjutnya kami menyampaikan agenda aktivitas masyarakat kedua tentang penyampaian aspirasi di muka umum. Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya menerjunkan personel sebanyak 3.588 personel campuran TNI-Polri dari Dishub, Satpol PP, dan Polres-Polres penyangga," ucap dia.

Budi menyebut ada sejumlah titik tindakan di Jakarta hari ini. Di antaranya Gedung DPR/MPR RI, Silang Monas hingga sekitar Dukuh Atas.

"Ada beberapa titik agenda tindakan hari ini nan pertama di tempat kita berada ialah DPR/MPR, nan kedua sekitar Silang Monas, nan ketiga seputaran Bundaran HI, Dukuh Atas, ini juga bakal dilaksanakan, nan keempat adalah instansi BGN Republik Indonesia," imbuhnya.

(dwr/mea)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News